Published On: Fri, Jul 17th, 2015

Inspektorat Lombok Tengah Rampungkan Jawaban Rekomendasi BPK RI (Dengarkan wawancara lengkapnya di rubrik LOMBOK FM BICARA hanya di 102.2 FM)

dibaca 1,092 kali
Share This
Tags
ASWANTARARADIO LOMBOK FM – Inspektorat Kabupaten Lombok Tengah, rampungkan jawaban atas rekomendasi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTB atas Laporan Hasil Audit BPK terhadap Tata Kelola Aset dan APBD Lombok Tengah tahun 2014.

Kepala Inspektorat Lombok Tengah, Inspektur Ir.H.Lalu Aswatara kepada Reporter Lombok FM diruang kerjanya menyatakan, ada 3 point penting yang menjadi rekomendasi RI terhadap Lombok Tengah. Antara lain, tentang peningkatan ekomomi makro dan mikro, perpindahan kewenangan pajak pratama ke pemerintah daerah dan pengelolaan pelayanan air bersih.”ketiga inti tersebut harus kita jabarkan menjadi sekitar 96 item jawaban,”katanya.

Inti yang pertama yakni peningkatan ekonomi makro dan mikro jelas Inspektur, bagaimana WTP masa depan tidak hanya sekedar opini namun dimanifestasikan dalam peningkatan pendapatan dan mengentaskan angka kemiskinan.”Seperti meningkatkan pendapatan, Mgds dan yang lainya bisa ditingkatkan oleh kabupaten Lombok Tengah,”imbuhnya.
Untuk item inti kedua, harus adanya ferifikasi lagi terhadap adanya pajak terhutang yang harus jelas apakah by name atau by address sehimgga tidak ada lagi ditemukan pajak terhutang.” Itulah yang kewenaganya akan dilimpahkan ke pihak pemda dari pajak pratama,”terangnya.

Sementara soal tata kelola air bersih, BPK merekomendasikan agar PDAM mendapat suntika dana dari Pemerintah Daerah dan pusat untuk mengembangkan instalasi jaringan, baik distribusi maupun produksi sehingga bisa melayani 80 persen wilayah perkotaan dan 60 persen wilayah pedesaan.”Hal itu untuk mencapai Lombok Tengah MGDs,”imbuhnya.

Selain itu lanjut Inspektorat, pemerintah daerah diminta sungguh-sungguh untuk memperhatikan air bersih. Karena hal itu merupakan hajat hidup orang banayak yang tidak boleh dikeduakan. Melihat master palan pembangunan Lombok Tengah masa depan, dimana Lombok Tengah menjadi wilayah perkotaan dan pusat pariwisata, maka harus dipersipakan stok air bersih kewilayah strategis.

Hinga saat ini, sekitar 75 persen jawaban atas rekomendasi BPK tersebut sudah rampung dikerjakan. Koordinasi dengan pihak terkait untuk mepersiapakan segala data yang dibutuhkan berjalan dengan baik. Untuk itu deadline waktu yang diberikan oleh BPK diyakini bisa dipenuhi.”Batas akhir penyerahan jawaban atas rekomendasi BPK ini sampai dengan tanggal 27 juli ini dan insyaallah bisa kita penuhi. Kita lembur siang dan malam menyelesaikan ini,”pungkas Aswatara.|001|0030

 

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah