Published On: Wed, Feb 3rd, 2016

Insiden Pembubaran Pendemo Penolakan Pengerukan Pasir, Kapolres Lotim Sepenuhnya Bertanggung Jawab

dibaca 916 kali
Share This
Tags

18LOMBOK TIMUR, Lombokfm.com – terkait dengan pembubaran masa aksi penolakan pengerukan pasir beberapa hari yang lalu, menyebabkan banyaknya massa aksi yang terluka akibat bentrok dengan petugas, Kapolres Lombok Timur AKBP. Karsiman sepenuhnya akan bertanggung jawab akan pembubaran aksi tersebut.

Di akui bahwa pihaknya tidak ada niat membubarkan, karena di lihat dari oratornya sudah bagus dalam menyampaikan aspirasi, kendati massa juga merusak pohon di pinggir pagar kantor DPRD, hal itu dinilai tidak menjadi masalah.

Namun kembali di akui ketika di depan kantor Bupati, tidak tau kenapa tiba-tiba suasana bergejolak dan hal itu sama sekali tidak pernah diinginkan.

Petugas merasa terancam ahirnya membubarkan massa dalam konteks sementara tidak membubarkan sampai masyarakat selesai menyampaikan aspirasi.
“Saya tidak menginginkan ribut, tapi saya tidak tau apa prantara ribut, saya sendiri kena dengan gas air mata”, tuturnya ke Lombok fm saat di wawancarai di depan kantor DPRD Lotim selasa 2/2/2016.

Karsiman meminta agar saat melakukan unjuk rasa seharusnya melihat etika aksi, baik surat izin dan lain sebagainya.
Sehingga dengan hal itu para korlap harus mengajak massanya untuk satu suara.

Ia menganjurkan ke masyarakat agar ketika ada acara amdal, sebaiknya di ikuti, sarannya. (007)(008)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah