Published On: Fri, Sep 2nd, 2016

HL.Supardan : Niatnya Jadi Pegawai Agar Bisa Biayai Ibunya Naik Haji

dibaca 208 kali
Share This
Tags

sekdaRADIO LOMBOK FM, Lombok Tengah – Niatnya menjadi pegawai agar bisa membiayai orang tuanya naik haji. Itupun bukan berniat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena latar belakang pendidikannya perbankan.

Demikian ungkapan Drs.HL.Supardan,MM pada kesan dan kesan yang disampaikanya, pada acara perpisahan purna tugasnya sebagai Sekda, Rabu (31/08/2016) di Hotel Aerotel Tastura Kuta Lombok.

Namun Allah SWT berkehendak lain, ia justeru diterima sebagai PNS dan menjadi staf selama 2 tahun lalu dipercayakan memegang sebuah jabatan di Lombok Barat.

Baru kemudian pindah ke Lombok Tengah dan dipercaya selama 7,5 tahun menjadi Sekda.

“Ini pastilah semuanya karena ketentuan Allah STW semata-mata,”Kata HL.Supardan mengenang perjalanan karirnya.

Seluruh jabatan yang dipercayakan kepada dirinya, tidak pernah dimintanya. Semua datang begitu saja berkat Allah SWT.

Dulu ia dan keluarganya berharap bisa kerja di Bank sesuai dengan ilmu yang diperolehnya selama dibangku kuliah. Namun, apa yang dicita-citakan tak pernah kunjung tiba kerena Allah berkehendak lain.

”Kita justeru diberikan lebih saat ini,”Imbuhnya. HL.Supardan menyampaikan, dirinya diangkat menjadi Sekda di Lombok Tengah sejak tahun 2009 pada masa Bupati,HL.Wiratmaja-HL.Suprayatno. Berlanjut hingga kepemimpinan Bapak Bupati, HM.Suahili-HL.Normal Suzana bahkan hingga awal periode Kedua Bupati HM.Suhaili-Pathul Bahri.

“Saya bersyukur selama menjadi sekda ini, bisa nyambung dengan kepala daerah, walau dengan kepala daerah yang sempat berganti,”Imbuhnya lagi.

Yang hingga saat ini dirasakan HL.Supardan yang tidak cepat nyambung yang diakui juga sebagai kelemahan dirinya, yakni para pemimpin disetiap SKPM (Satuan Kerja Pelayan Masyarakat) yang ada.

Disaat ide cemerlang bupati muncul untuk membangun Lombok Tengah, terkadang alasan tidak bisa mewujudkan ide bupati tersebut muncul yakni tidak adanya anggaran.

”Kata dosen saya dulu, kalau pikirannya tidak ada anggaran, maka anak SMA saja bisa bekerja,”Ucapnya.

Saat dirinya bersikap tegas kepada SKPM dan jajaranya, dengan marah-marah sehingga membuat SKPM atau Staf merasa sakit hati dan sebagainya, yang dipikirkan HL.Supardan saat itu, bagaimana agar ide-ide bupati tersebut bisa segera diwujudkan.

Untuk itu, walau ada sejumlah staf atau bawahan dan SKPM yang malah membantah dan bersikap sinis, ia tak kan pernah dendam.

”karena memang tidak ada yang perlu didendamkan, niatnya sebagai pecut (cambuk-red) agar cepat bekerja laksanakan amanah, itu saja pikiran saya,”Ucapnya. 001

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah