Published On: Mon, Jul 16th, 2018

Germas Hitung Nafas Balita Batuk di Lobar

dibaca 452 kali
Share This
Tags
RADIO LOMBOK FM, Lombok Barat-Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Sabtu (14/7/2018) lalu di Aula Diklat Pertanian Narmada menggelar sosialisasi Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Menular Langsung (P2PML) melalui Gerakan Masyarakat (Germas) Hitung Nafas Balita Batuk Dalam Deteksi Dini Pneumonia.

Kepala Dinas Kesehatan Lobar, H. Rahman Sahnan Putra di Gerung, Senin (16/7/2018) mdnyatakan, ada empat faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat mulai dari faktor keturunan, faktor pelayanan kesehatan, faktor perilaku dan faktor lingkungan. Dari empat faktor tersebut, faktor perilaku dan faktor lingkungan memiliki konstribusi yang besar di dalam mempengaruhi status kesehatan masyarakat.
“Lombok Barat termasuk kabupaten yang kasus pneumonia sangat tinggi dan bahkan pertama dari 10 penyakit yang ada di Lombok Barat. Tahun 2017 dari target 80 persen yang harus kita temukan, ditemukan angka 66 ribu lebih atau 112 persen. “Kasus pneumonia ini adalah kasus yang harus menjadi perhatian kita secara khusus sehingga persoalan-persoalan yang menyangkut pneumonia ini bisa kita tekan di Kabupaten Lombok Barat,” kata Rachman.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, pneumonia menjadi penyebab kematian kedua pada bayi dan balita setelah diare yaitu 23,8 persen.

Rachman berharap agar seluruh kalangan mulai dari tenaga kesehatan, kader kesehatan dan masyarakat memiliki peran yang besar untuk menekan kasus-kasus pneumonia di Kabupaten Lombok Barat.

“Saya kira itu terjadi juga di semua daerah di Indonesia bahwa pneumonia ini adalah sebuah permasalahan kasus penyakit yang harus menjadi perhatian secara khusus supaya bisa di tekan sedemikian rupa,” tandasnya.(07/029)

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah