Published On: Wed, Dec 30th, 2015

Gagak Hitam, Terobosan Tingkatkan Keamanan Lombok

dibaca 1,453 kali
Share This
Tags

941009_1044267958967511_6908164506668251339_nLOMBOK TENGAH,lombokfm.com – Salah satu terobosan untuk mewujudkan keamanan di Lombok Tengah, yakni dengan menghimpun para pelaku kejahatan dan residivis dalam sebuah wadah semacam Organisasi Masyarakat (Ormas) yang telah dibentuk sejak 3 bulan yang lalu dengan nama “Gagak Hitam”.

Ketua Umum (Ketum) Gagak Hitam, Ir. HM. Jidan Hadi, M.Pd kepada Lombok FM menjelaskan wadah yang disebutnya Gagak Hitam tersebut merupakan tempat berkumpulnya para pelaku kejahatan dan juga residivis yang berasal dari berbagai tempat di pulau Lombok. “Latar belakang pendirian wadah ini, dari asisment yang kita lakukan kepada sejumlah pelaku kejahatan dan residivis. Mereka menyampaikan aspirasi dan keluhanya,”katanya.

Adapaun keluh kesah para pelaku kejahatan dan residivis yang ia temui ungkap Jidan Hadi kepada dirinya, mereka melakukan itu salah satunya akibat ketidak adilan yang selama ini mereka alami. Disaat warga lain mendpatkan berbagai macam bantuan dari pemerintah, mereka hanya bisa mengisap jempol.”Inilah yang melatar belakangi wadah ini terbentuk, kenapa tidak pelaku dan residivis kejahatan ini bersatu membentuk sebuah kekuatan dan akan menaikkan nilai tawar dan tidak lagi menjadi sampah masyarakat,”terangnya.

Membangun kekuatan tersebut tandas Jidan, bukan lagi untuk bersatu melakukan kejahatan namun ikut membangun daerah sesuai dengan bidang masing-masing khusunya dalam hal membantu pihak terkait melakukan pengamanan didaerah masing-masing.”Selain itu, kita juga akan memberikan kapasitas kepada mereka sesuai dengan profesi yang saat ini mereka tekuni, misalnya pedagan, bertani dan yang lainya,”imbuhnya.

Kedepan diharapkan disetiap desa di Pulau Lombok ini ini, akan memiliki kepengurusan dan pasukan yang disebut sebagai Pasukan Krame Dise yang kalau di Bali disebut sebagai pencalang. Karena gagak Hitam tersebut, mengadopsi cara-cara dan strategi dan cara kerja seperti Pencalang di Bali.”Kami pernah melakukan studi banding kesana, maka kita mengelola organisasi ini persis seperti pecanlang dan sekaranmg kita sudah memiliki sekitar 300 orang anggota,”pungkas Jidan Hadi.|001|70|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah