Published On: Thu, Oct 15th, 2015

Film Kalam-Kalam Langit Dirilis Awal Tahun 2016

dibaca 2,463 kali
Share This
Tags

12167486_1010239009037073_1615342906_nPRAYA, RADIO LOMBOK FM – Penikmat film Indonesia tentu sudah tahu Film Pengejar Angin tahun 2011 , Gending Sriwijaya pada tahun 2012 dan selanjutnya Kun Fa Ya Kun dan Film Tak Sempurna/ The King Of Rock yang dirilis tahun 2013 dan Garuda Superhero tahun 2015 ini.

Awal tahun 2016 nanti, satu lagi Indonesia akan sambut mahakarya drama reliji berlatar kearifan lokal masyarakat pesantren Pulau Lombok berjudul Kalam-Kalam Langit. Mahakarya prestisius dari DOP kondang Faozan Rizal setelah meretas dunia sinematografi melalui karya-karyanya Ayat-Ayat Cinta, Sang Pencerah dan Habibie Ainun.

Kali ini lewat rumah produksi bagi film Indonesia yang berkarakter dan inspiratif, Putaar Films Production menggandeng Tarmizi Abka sebagai sineasnya dan tentu saja selain DOP, Faozan yang kerap disapa Om Pao juga sebagi penulis skenario yang siap menguras air mata penonton akan perjuangan Qori/Tahfidz, Jafar (Dimas Seto) sepeninggal sang Ayah di ajang MTQ nasional asal Lombok.

“Memang unsur kearifan lokal sangat kental dan Putaar Films Production menjadi rumah produksi bagi film Indonesia yang berkarakter dan inspiratif untuk daerah-daerah yang patut diketahui oleh kita semua seperti Lombok, Mataram,”Kata sang produser dalam film tersebut, H.Dhoni Ramadhan beberapa waktu lalu di Pantai Tanjung Tampah Desa Tumpak Praya Barat Lombok Tengah kepada Lombok FM.

H.Dhoni Ramadhan labih lanjut mengungkapkan, Kalam-Kalam Langit menjadi potret anak Lombok, peran Jafar dalam filim tersebut diharapkan menjadi inspirasi anak Indonesia lainnya yang patut dicontoh sebagai inspirasi baru.

Lebih lanjut kata produser yang memang sudah terbukti memperkenalkan daerah-daerah lainnya seperti Lahat dan Pagar Alam Sumatera Selatan selain DKI Jakarta yang merupakan kota kelahiran sang produser, yang pernah menjadi finalis Abang Jakarta 1990 ini, yang menarik untuk diketahui keterlibatan para aktor seperti Dimas Seto sebagai Jafar, Elyzia Mulachela asal Pulau Lombok sebagai Anisa, Henidar Amroe sebagai Ibu Jafar, Mathias Muchus sebagai Ayah Jafar, Meriza Febriani sebagai Azizah, Ibnu Jamil sebagai Syatori dan beberapa pemain asal Lombok, Mataram.

Kalam-Kalam Langit langit imbuh Dhoni Ramadhan, syuting film itu sudah mulai sejak seminggu lalu di Pulau Lombok. Salah satunya di Pantai Tanjung Tampah Desa Tumpak tersebut.”Disini kita mengambil syuting untuk cerita kampong halaman dari Jafar dan Aznisa kecil. Disini ada makam dan kampong ini yang sangat cocok karena masih bersih dan belum banyak dijamah orang,”ujarnya lagi kepada Lombok FM.

Keterlibatan aktor dan aktris cilik dari Lombok, Mataram yang memang menjadi juara MTQ tingkat nasional yaitu Mifrotul Mubarok sebagai Jafar kecil dan Amira Syakira sebagai Anisa kecil yang keduanya masih berusia 8 tahun. “kedua pemain cilik ini adalah cucu dari TGH. Mustafa Umar Abdul Aziz, dari Pondok Pesantern Tahfiz Al Aziziah Kapek Mataram,”Tandas H.Dhoni Ramadhan. |001|034|.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah