Published On: Mon, Feb 29th, 2016

Fauzan Bantah Penempatan PNS Buangan Di Perpustakaan

dibaca 919 kali
Share This
Tags

a8RADIO LOMBOK FM,Lombok Barat – Plt. Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, M.Si mengatakan, sudah lama isu pentingnya perpustakaan ini terabaikan. Dan bahkan bisa di katakan, jika pada setiap instansi pemerintahan kalau ada perpustakaan, maka kesan yg muncul ibarat membuang orang. Memutasi PNS ke tempat yang kurang strategis.

“Kesan seperti ini 100 persen salah, karena perpustakaan memiliki fungsi yang amat vital. Disamping menyediakan tempat, infrastruktur dan lain sebagainya seperti tempat kita belajar, cari buku dan sebagainya tapi juga memiliki fungsi edukasi sosial mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana pentingnya perpustakaan sebagai sarana untuk menggali ilmu,” jelas Fauzan Khalid pada sosialisasi perpustakaan SKPD di Giri Menang, Sabtu (27/2).

Pentingnya buku yang dikelola oleh perpustakaan, Fauzan menyebut jika dalam Islam, Alquranulkarim berkali-kali meminta penganutnya untuk terus belajar, tanpa mengenal batas usia, perbedaan golongan. Demikian juga hadis-hadis Rasulullah.

Pada zaman keemasan Islam, lanjut Fauzan saat Khalifah Harun Al-Rasyid disbutkan, bahwa yang paling diperhatikan adalah perpustakaan dimana tempat masyarakat untuk bisa belajar. “Kalau misalnya Universitas Al-Azhar sering disebut sebagai salah satu Universitas pertama dan tertua di dunia dari seluruh universitas yg pernah didirikan di dunia ini,” kata Fauzan.

Menurut Fauzan, fakta lain menyebutkan, ilmuwan Alberts Einstein dari perputaran waktu 24 jam sehari semalam, 2/3 waktunya itu dihabiskan di perpustakaan/laboratorium. “Suatu saat dia ditanya bahkan diprotes. Hai Albert Einsten apakah anda tak bosen kok 2/3 waktu anda di perpustakaan/laboratorium. Jawabannya sederhana “Tidak saya tak bosen, karena hobi saya di laboratorium/perpustakaan,” ungkap Fauzan.

Menurut Fauzan yang rencananya dilantik Maret mendatang sebagai Bupati Lobar ini, menjelaskan, hobi pada diri manusia tak terasa. “Kita hobi gosif waktu tak terasa, kita hobi main domino tak terasa, karena itu hobi. Kita hobi di perpustakaan/hobi membaca tak terasa lelah dan bosan bahkan bisa jadi kita merasa kehilangan apa yang menjadi bagian hidup kita kalau tak dijalankan hobi itu sendiri,” jelas Fauzan memberi ilustrasi.

Karena itu Fauzan mengajak internal di lingkup Pemkab. Lobar untuk menjadikan belajar, membaca itu sebagai hobi. “Mari juga kita sosialisasikan minimal kepada anak-anak kita pada tetangga kita masyarakat kita mari kita jadikan belajar dan membaca itu sebagai hobi. Hanya dengan itu kita bisa maju,” ujar mantan Ketua KPU NTB ini.|010|55|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah