Published On: Tue, Sep 6th, 2016

Embung Aik Mual Sekotong Diduga Ada Penyelewengan

dibaca 175 kali
Share This
Tags

Embung SekotongRADIO LOMBOK FM, Lombok Barat – Dugaan kasus korupsi pada proyek Embung di Desa Aik Mual Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat akan terus ditelusuri Komando Distrik Militer KODIM 1606 Lobar dengan menggandeng Kepolisian.

“Saya tidak menyatakan adanya aroma korupsi dalam proyek ini, akan tetapi di lapangan bahwa dengan anggaran senilai 4 hingga 5 Milliar. Airnya tidak bisa mengalir sampai ke sawah masyarakat dan bahkan tidak pernah sama sekali,” ungkap Dandim 1606/Lobar Letkol Inf Ardiansyah Selasa (06/09/2016) di Gerung.

Ardiansyah menjelaskan, embung tersebut adalah proyek dari PU propinsi lewat Balai Koservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Secara tidak sengaja ditemukannya pada saat pembukaan jalan di Desa Aik Mual. Setelah ia telusuri, Embung tersebut sejak di bangun hingga dinyatakan selesai tidak pernah dimanfaatkan oleh masyarakat sejak 2013 sampai saat ini.

Dalam hal ini ia sudah berkoordinasi dengan PU propinsi, untuk mendorong peningkatan produksi atau swasembada pangan masyarakat. Ia mencari solusi untuk membantu masyarakat Desa Aik Mual, supaya air di Embung bisa mengalir keseluruh sawah, agar masyarakat bisa melakukan dua hingga tiga kali panen setiap tahunnya.

Proyek ini juga sudah dilaporkan ke Kemenpan dan Propinsi, namun hingga saat ini belum mendapat respon. Ia berencana akan menggandeng Kepolisian untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“ Kami sudah melaporkan ke Kemenpan, sudah lapor ke Propinsi dan tindak lanjutnya belum ada sama sekali sehingga kami ingin menindaklanjutinya dengan Kepolisian,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa sudah melakukan koordinasi dengan Balai Koservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk pemanggilan pihak terkait. Namun masalah tersebut masih ditanggapi dingin. “Kalau sudah dipanggil pihak Kepolisian mungkin baru mereka bergerak,” tuturnya.

Untuk itu ia akan menempuh jalur hukum yang ada, ia akan melaporkan BKSDA ke Presiden RI karena sudah menganggap remeh proyek Embung yang tidak berfungsi dengan nilai lima miliaran tersebut.

“Lebih baik dana sebanyak itu diserahkan ke Kodim, kami akan bangunkan embung yang lebih baik dan rapi,” tandasnya. (007/009)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah