Published On: Thu, Apr 28th, 2016

Dugaan Penganiayaan, KABID ODTSW Budpar Lotim di Laporkan ke Polisi

dibaca 457 kali
Share This
Tags

f- eko rahadi lsm 28-04-2016RADIO LOMBOK FM, LOMBOK TIMUR – Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Kabupaten Lombok Timur Eko Rahadi laporkan oknum kabid di  dinas Budaya dan Pariwisata (Budpar) inisial HW ke polisi. Hal itu dilakukan eko karena telah terjadi penganiayaan terhadap dirinya.

‘’saya tadi ke kantor Budpar untuk membantu para buruh kasar pembangunan pusuk Sembalun, untuk menuntut agar upah mereka segera dibayar, tapi kenapa HW emosi dan mencekik leher saya’’, tuturnya kepada RADIO LOMBOK FM, 26/4/2016.

Dikatakan Eko, total yang belum terbayarkan upah kepada para buruh kasar tersebut sejumlah Rp.180 juta dengan banyak 90 orang buruh.

Disayangkan memang sikap pejabat yang diajak bicara baik-baik untuk menyelesaikan maslah tapi malah emosi dan melakukan penganiayaan.

‘’seharusnya pejabat tidak boleh kasar’’, singkatnya.

Saat dikonfirmasi RADIO LOMBOK FM, HW salah satu  Kabid  Budpar Lotim enggan berkomentar, alasannya dirinya hanya focus untuk membantu para buruh kasar tersebut untuk dipertemukan dengan rekanan alias kontraktor selaku orang ketiga dalam pembangunan Pusuk Sembalun tersebut.

‘’bisa saja saya nanti akan lapor balik, atas pencemaran nama baik’’, ucapnya.

Dijelaskan HW terkait pembayaran upah para buruh kasar sebenarnya tidak ada hubunganya dengan Budpar, karena sebelumnya sudah ada kesepakatan antara pihaknya dengan kontraktor tersebut ketika penyelesaian pembangunan yang mencapai 84,12 persen maka orang ketigalah yang bertanggung jawab terkait upah karena semuanya sudah diserahkan ke kontraktor itu.

‘’kita sebenarnya sudah tidak ada urusan lagi dengan para buruh karena per 31 Desember 2015 kontraknya sudah selesai’’, pungkas  HW. |007|070|

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah