Published On: Wed, Sep 2nd, 2015

Dua JCH Loteng Meninggal Dunia

dibaca 940 kali
Share This
Tags

F- kasi phu menunjukan poto jch meninggal duniaRADIO LOMBOK FM — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Informasi duka diterima Kantor Kementrian Agama (Kanmenag), dua JCH asal Loteng meninggal dunia di tengah proses ibadah salat Arbain berlangsung di Masjid Beer Ali belum lama ini.

Informasi resmi diterima Kanmenag Loteng, kabar duku pertama datang dari JCH bernama, L Harap Idris bin HL Idris, 78 tahun warga Dusun Rajumas Desa Mantang, Kecamatan Batukliang. Selang beberapa empat hari kemudian, Ketua klompok jamaah kembali mengabarkan satu JCH meninggal dunia. Sawiyah binti H Sukma, 58 tahun warga Dusun Karang Puntik Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat.

Dua JCH ini meninggal dunia bukan karena ada penyakit diderita. Namun, menurut pengakuan dokter almarhum menghembuskan nafas terakhir karena tidak kuat menahan kondisi cuaca panas di lokasi ibadah haji. Dikabarkan, saat ini cuaca panas mencapai 49 derajat. “Informasi kalau penyakit tidak ada menurut petugas medis di sana,” ungkap Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kanmenag Loteng, Muzakkir Hayyi kemarin.

Menurut informasi dihimpun dari Ketua Kloter 4, almarum Idris meninggal dunia sekitar Pukul 14.00 WAS. Sedangkan pengakuan Ketua Kloter 5, Sawiyah menghembuskan nafas terakhir Pukul 03.30 WAS. Saat ini kata Muzakkir, pihak keluarga alhamruh sudah dikabarkan petugas. Bahkan petugas PHU juga menjelaskan krologis kepada pihak keluarga bersangkutan.

“Catatan kami terakhir, baru ada dua JCH meninggal dunia. Ditambah satu JCH belum berangkat kloter 5 lalu,” jelasnya.

Pihak PHU terakhir saat ini menerima kabar, JCH kloter 5 masih melaksanakan salat Arbain. Selama proses ibadah berlangsung, pihak medis menyarankan kepada semua JCH untuk mengenakan masker dan payung. Guna mengantisifasi terjadinya musibah susulan, petugas medis inten bekerja di lokasi ibadah. Lebih-lebih kondisi cuaca tidak bersahabat.
Sementara itu, Kepala Kanmenag Loteng HM Nasri Anggara yang dikonfirmasi membenarkan kabar duka itu. Dia menjelaskan, tidak ada penyakit diderita dua JCH meninggal dunia tersebut.

“Iya, kami belum lama ini terima kabar itu,” katanya.

Ia menjelaskan, sisa JCH belum berangkat saat ini tinggal kloter 10. Sesuai jadwal, JCH akan berangkat tanggal, 4 September. Sementara jadwal pemulangan untuk kloter Loteng diantaranya. Kloter 3 pulang tanggal, 3 Oktober. Kloter 4 tanggal, 4 Oktober, kloter 5 tanggal, 7 Oktober dan kloter terakhir 10 pulang tanggal, 14 Oktober.

“Mari kita doakan agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar,” serunya.
Sampai detik ini, Nasri belum menerima kabar dari pihak keluarga almarhum. Apakah jasad almarhum dimakamkan di Makkah atau akan dipulangkan ke Lombok.|003|0034|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah