Published On: Thu, Dec 3rd, 2015

DPRD Solok Belajar Prosedur Kelola Aset Ke DPRD Lombok Tengah

dibaca 672 kali
Share This
Tags

8LOMBOK TENGAH, lombokfm.com – Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Solok Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja ke DPRD Lombok Tengah. Kedatangan rombongan DPRD solok, Selasa (01/12) 2015 itu diterima Wakil DPRD Lombok Tengah,HM.Nasib diruang Sidanng Utama DPRD Lombok Tengah.

Ketua rombongan DPRD Solok, Septrismen sebelum menyampaikan maksud dan tujuanya berkunjung ke DPRD Lombok Tengah, menyampaikan secara singkat mengani profile Kabupaten Solok.” Ditinjau dari komposisi pemanfaatan lahan, pada tahun 2010 sebagian besar (38.88%) wilayah Kabupaten Solok masih berstatus hutan negara dan 15.99% berstatus hutan rakyat,”Katanya.

Sedangkan yang diolah rakyat untuk ladang/kebun 10.37%, dan yang dikelola oleh perusahaan perkebunan 2.18%. Pemanfaatan lahan untuk sawah lebih kurang 6.30% dan merupakan areal sawah terbesar di Sumatera Barat. “Sebagai sentra produksi padi di Sumatera Barat, pada tahun 2010 areal sawah terluas di Kabupaten Solok berada di Kecamatan Gunung Talang, kemudian diikuti oleh Kecamatan Kubung, dan Kecamatan Bukit Sundi. Kecamatan-kecamatan lain luas areal sawahnya masih di bawah angka 3000 Hektar,”Papar Septrismen.

Semenjak pusat pemerintahan dialihkan ke Arosuka sebagai ibukota Kabupaten Solok lanjut Septrismen, jarak tempuh ke Kota Padang selaku ibukota Provinsi menjadi semakin pendek yaitu 40 km. Sedangkan jarak ke Kota Medan 825 km dan ke Banda Aceh 1.433 km. “Disisi lain terjadi sedikit penambahan jarak kalau bepergian dari ibu kota kabupaten ke ibu kota provinsi lain seperti Pekanbaru 231 km, Jambi 495 km, Palembang via Muara Enim 993 km, Bengkulu via Muaro Bungo 736 km dan Bandar Lampung 1 170 km,”Terangnya.

Pemekaran wilayah Kabupaten Solok pada akhir tahun 2003 telah melahirkan satu kabupaten baru yaitu Kabupaten Solok Selatan. Dengan tejadinya pemekaran ini berarti luas wilayah Kabupaten Solok mengalami pengurangan secara signifikan dari semula 708.402 Ha (7.084.02 km²) menjadi 373.800 Ha (3.738.00 km²).

Adapun jumlah kursi di DPRD Solok lanjut Septrismen, yakni sebanyak 35 kursi dan terdiri dari 9 fraksi. Hal itu karena penduduk Solok hingga saat ini berjumnlah sekitar 348.366 jiwa.”Mengani maksud kami kesini, sesai dengan surat yang sudah kami layangkan untuk mengetahui mekanisme dan prosedur penghapusan aset daerah. Karena Lombok Tengah dari berbagai media kami tahu telah mendpat 3 kali WTP. Selaian itu bagaimana pandangan maupun pendapatnya terhadap aset yang sudah terlebih dahulu dirobohkan, kemudian minta persetujuan kepada DPRD,”Katanya|001|51|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah