Published On: Wed, Jun 22nd, 2016

DPRD Lombok Tengah Pertanyakan Penyertaan Modal  di PDAM

dibaca 919 kali
Share This
Tags

pdamRADIO LOMBOK FM, Lombok  Tengah – Pansus LPJ DPRD Lombok Tengah, pertanyakan aliran dana Rp. 21 milyar yang diberikan kepada PDAM Lombok Tengah sebagai pernyertaan modal yang diberikan kepada perusda Oleh pemda Lombok Tengah.

Suhaimi menegaskan penyertaan modal yang diberikan kepada PDAM itu merupakan dana pusat yang di rembesi oleh Pemda Lombok Tengah kepada perusahaan daerah PDAM.

“Selama ini kami kira itu dana daerah namun itu merupakan rembesi dana pusat yang dijadikan anggaran untuk menyertakan modal pada PDAM’’  beber Suhaimi ketua pansus LKPJ 21/06/2016

Sejatinya pemda ini harus memberikan anggaran kepada PDAM sebagai penyertaan  modal pemda kepada perusaan daerah  sesuai  dengan peraturan daerah namun celakanya anggaran hibah dana pusatlah yang diklaim sebagai dana, penyertaan modal kepada PDAM.

“Berarti pemda selama ini tidak pernah menyertakan modalnya karena malah anggaran dari pusat yang dipergunakan jadi perda itu tidak pernah dijalankan,’’ ungkap Suhaimi

Sementara itu Sahim Direktur Umum PDAM Lombok Tengah  menegaskan jika selama ini pihaknya diberikan anggaran dari pemda namun pemda menunggu anggaran rembesan  dari pusat yang diberikan kepada PDAM, sesuai dengan program yang  digelontorkan seperti MBR pemasangan instalasi meteran air  bersubsidi kepada masyarakat.

‘’Kita dikasih tapi tunggu anggaran pusat yang dihibahkan sebagi penyertaan modal kepada PDAM,’’ tegas Sahim Direktur Umum PDAM kepada RADIO LOMBOK FM.

Lebih jauh  Sahim sangat berharap jika Pemda memberikan anggaran itu seperti beberapa perusda yang lainnya di Lombok Tengah, tidak hanya menunggu hibah dana pusat yang dijadikan sebagai dana penyertaan modal.

Penyertaan modal pemerintah kepada perusahaan daerah di Lombok Tengah seperti kepada PDAM, BANK NTB, BPR NTB Loteng dan JAMKRIDA relatif fantastis mencapai puluhan milyar rupiah pertahunnya, namun khusus untuk PDAM anggaran penyertaan modal mencapai Rp. 21 milyar, dari dana pusat namun jika itu diberikan juga sesuai dengan Perda penyertaan modal maka anggaran yang harus diterima oleh PDAM sebesar 42 milyar rupiah.

Sejauh ini Pemda Lombok Tengah belum memberikan tanggapan resminya kepada media terkait persoalan ini karena sejumlah asisten dan sejumlah pejabat lainya  menyelesaikan laporan LKPJ masing-masing.|003|014|

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah