Published On: Mon, Jun 20th, 2016

Dipanggil Dewan, Kontraktor dan PU Saling Menyalahkan

dibaca 1,592 kali
Share This
Tags

konRADIO LOMBOK FM, Lombok Timur – Senin 20/6/2016 Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur (Lotim) mulai bersikap terkait ambruknya jembatan penghubung Pancor- Sekarteja.

Dimana kalangan dewan memanggil pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Kontraktor dari CV Pilar Mandiri. Mereka dipanggil untuk klarifikasi terkait proyek jambatan ambruk tersebut. Dikesempatan tersebut pihak PU dan kontraktor terlihat saling menyalahkan ketika dicecar sejumlah pertanyaan oleh anggota komisi IV.

‘’ Kami tetap berkoordinasi dengan pengawas PU di lapangan. Dari awal pengecoran kami gunakan sistem yang berlaku,” jawab Salman, kontraktor. Sebelum dilakukan pengecoran menurutnya, ia tetap rutin turun ke lokasi untuk mengawasi pengerjaan.

Bahkan disaat pemasangan perancah, mereka tetap intens berkoordinasi dengan pengawas PU di lapangan. Apa yang diperintah pengawas PU telah dikerjakan, semuanya sudah dilakukan sesuai yang diperintahkan.

Setelah semuanya dinyatakan baik, baru proses pengecoran itu dilakukan. Dan Pengecoran tersebut , bukan atas kemauan mereka sendiri. Melainkan itu karena ada perintah dari PU yang disampaikan melalui dua pengawasnya di lapangan.

‘’ Kami tidak melanggar, setelah besi dan perancah dipasang, kami sampaikan ke PU. Hari senin kami dapat jawab dari PU terkait pengecoran. Akhirnya kami lakukan pengecoran Selasa. Pengawas PU mengiyakan pengecoran itu,” ungkapnya.

Ketika pengecoran dimulai, dirinya berada dilokasi, namun disaat pengecoran akan selesai, yang bersangkutan mengaku pergi untuk sholat. Tak lama kemudian, dirinya menerima kabar dari anak buahnya jika jembatan yang dicor itu ambruk. ‘

“Saat itu saya langsung ke lokasi, jadi tidak benar saya tidak pernah ke lokasi,” terangnya. Proyek jembatan ini lanjutnya, sepenuhnya dikerjakan langsung CV. Pilar Mandiri.

Artinya proyek tersebut sama sekali tidak disubkontrakan atau bendera perusahaan tersebut dipinjamkan ke pihak manapun.‘’ Kami tidak pernah mensubkonkan proyek ini’’, terangnya.

Atas kejadian itu, dirinya mengaku sangat berduka dan pihaknya bertanggungjawab sepenuhnya terhadap korban. Selain membiayai biaya pengobatan, para pekerja juga diberikan tali asih, termasuk korban yang tewas. ‘’ keluarga korban sudah kami datangi, dan kami berikan tali asih,” sebutnya.

Dikesempatan itu Kabid Bina Marga, Mudahan mengaku, proses pengerjaan jembatan tersebut masih terdapat persoalan administrasi yang belum disepakati oleh pihak PU dan Kontraktor.

Sebelum pengecoran dilakukan, semestinya kontraktor harus menyelesaikan semua persoalan administrasi dan melakukan pengetesan semua material pengecoran yang akan dipakai, termasuk kesiapan perancah. ‘’ Ini yang selalu kami sampaikan ke pihak kontarktor,” jawab Mudahan.

Namun semua ketentuan itu, sebagianya tidak diindahkan pihak Kontraktor. Di antaranya melakukan pengecoran tanpa sepengetahuan PU. Jika pun dilokasi ada dua pengawas PU, namun keberadaan mereka disebut di luar komando. Artinya mereka itu ke lokasi tanpa ada perintah dari pimpinanya dalam hal itu kedatangannya atas inisiatif sendiri.

“Pengawas itu juga tidak pernah menginfomasikan ke kita ada pengecoran,” kelitnya. Sementara Kadis PU Satriadi, sangat prihatin dengan kejadian itu dan pasca kejadian, pihaknya pun langsung ke lokasi untuk menjenguk korban baik yang meninggal ataupun yang dirawat di rumah sakit, sekalian para korban itu diberikan tali asih.

“Kami akan berkoordinasi dengan SKPD terkait, rencananya kami akan terus berikan bantuan untuk kelanjutan hidup keluarga korban,” terangnya.

Komisi IV dibuat geram oleh pernyataan dari pihak PU dan Kontraktor yang seolah-olah saling menyalahkan, dengan begitu pihak komisi IV memberikan kritikan terhadap pihak PU dan kontraktor. ‘’ Kontraktor dan PU harus bertanggung jawab,” tegasnya. |002|042|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah