Published On: Wed, Oct 7th, 2015

DIKPORA KEMBALI KEBOBOLAN 2 MOTOR RAIB

dibaca 579 kali
Share This
Tags

f-olah tkp  (1)RADIO LOMBOK FM – Aksi pencurian kembali terjadi di Dikpora Kabupaten Lombok Tengah, setelah berangkas di bobol kini dua speda motor yang terpakir dihalaman kantor tersebut raib di bawa maling.

Adapun kedua sepeda motor itu milik siswa atas nama Rina dan Yulia yang sedang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) saat parkir di halaman kantor Dikpora setempat Senin siang [5/10/2015].

Kedua siswi itu baru sadar ketika hendak keluar, motor miliknya yaitu sepeda motor jenis matik vario cw warna hitam denga nomor polisi DR 5534 TG dan sepeda motor Jupiter DR 4191 T , yang terparkir di areal parkir Dikpora sebelah utara sudah tidak ada,kemudian mereka melaporkan kejadin tersebut kepada satpam kantor.

‘’Saya sadar ketika mau keluar, saya menemukan motor sudah tidak ada di tempat parkir, ketika saya keluar petama kali membeli teh, motor itu masih’’,jelas Rina.

Sementara itu satpam kantor Dikpora, Hartawan mengatakan,pada saat kejadian dirinya sedang melaksanakan sholat dzuhur di musolla dan baru mengetahui adanya pencurian motor setelah selesai sholat.

‘’Saya baru tahu karena waktu itu saya sedang solat dan baru tahu sekarang,”jelasnya.

kejadian hilangnya speda motor di halaman kantor Dikpora kabupaten Lombok Tengah sudah kerap terjadi,sehingga semua pihak meminta pengamanan di kantor tersebut diperketat.

Orang tua wali dari korban kehilangan motor tersebut mengatakan,Dikpora harus betanggung jawab,karena keamanan di kantor ini sangat longgar dan harus diperketat supaya tidak terulang kembali kejadian serupa.

Aparat kepolisian polsek praya yang menerima laporan terkait kejadian curanmor tersebut setibanya di lokasi kejadian langsung melakukan Oleh Tindak Kejadian Perkara,Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan kepala Dikpora Lombok Tengah Lalu Idham Khalid, untuk pengamanan di kantor tersebut.

Kapolsek Praya Iptu Dewa Ketut Suardana mengatakan‘’kita akan koordinasi untuk membuat parkiran di satu tempat untuk memudahkan pengamanan,”jelasnya.

Sementara itu kabid Dikmen Dikpora Lombok Tengah, mengatakan pihaknya akan memberlakukan sistem yang lebih ketat lagi untuk pengamanan bagi setiap pengunjung.

“Kita akan menerapkan pemeriksaan kepada semua pengunjug yang masuk dan pergi dari Dikpora dengan memeriksa SIM dan STNK,’’ ungkap Muliyawan.

Pengamanan di kantor Dikpora diminta untuk diperketat, karena hingga saat ini tercatat puluhan motor sudah hilang setiap bulanya di kantor Dikpora Lombok Tengah.|003|0066|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah