Published On: Thu, Jul 21st, 2016

Desa Mesanggok Akan Bangun Kantor Desa Lantai Dua 

dibaca 748 kali
Share This
Tags

Lombok.Biz-Info-Lombok.-MATARAM-Kepala-Biro-Pemerintahan-Setda-Nusa-Tenggara-Barat-Lalu-Dirjaharta-mengatakan-pemberhentian-sementara-Zaini-Arony-dari-jabatan-Bupati-Lombok-BaratRADIO LOMBOK FM, Lombok Barat-Dana Desa (DD) yang diperuntukkan bagi percepatan pelayanan system pemerintahan, pembangunan dan system sosial kemasyarakatan di desa telah memberikan spirit besar bagi perangkat desa dan masyarakat sendiri bergairah dalam membangun desanya.

Sejumlah tuntutan kebutuhan prioritas yang harus segera diselesaikan di desa secepatnya direalisasikan dengan adanya dukungan dana yang cukup memadai tersebut.

Desa Mesanggok, Kecamatan Gerung, Lombok Barat misalnya, dana desa yang diterima masyarakat perpenduduk 3.206 jiwa ini dalam tahun 2016 sebesar Rp. 1.3 milyar meningkat 100 persen dibandingkan DD sebelumnya yang hanya Rp. 600 juta lebih.

Kepala Desa Mesanggok, H. Moh. Tauni dalam suatu acara di Gerung, Kamis (21/7) kepada KIM menjelaskan, anggaran desa sebanyak itu sebagiannya direncanakan untuk membangun fasilitas kantor desa berlantai dua yang anggarannya diperuntukkan secara bertahap hingga tuntas hingga tiga tahun ke depan sebagaimana yang ditargetkan.

Menurut H. Moh. Tauni pembangunan kantor desa ini sudah lama menjadi perencanaan pembangunan desa yang sudah diusulkan dari sejak awal. Hal ini mengingat akan tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin bertambah dan membutuhkan tempat dan suasana pelayanan yang semakin nyaman dan aman.

“Kita memang harus segera membangun kantor, karena jika masih mempertahankan bangunan kantor desa yang masih darurat seperti ini, tentu image masyarakat akan turun. Kita ingin merubah image masyarakat yang kurang percaya atas pelayanan kita di desa. Karena itu bangunan kantor baru ini setidaknya citra positif akan pelayanan kepada masyarakat akan terangkat dengan sendirinya,” kata Tauni.

Terkait rencana pembangunan kantor desa ini, menurut Kades Mesanggok, pihaknya sudah menyusun desain atau gambar yang tepat sekaligus Rencana Anggaran Biayanya (RAB) senilai Rp. 700 juta. “Areal kantor desa kita ini kan luasnya 9 are. Jadi sudah kita petakan mana untuk lokasi pembangunan kantor, taman, ruang parkir ataupun halaman terbuka lainnya,” kata Tauni. (007/020)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah