Published On: Thu, Jan 28th, 2016

Demo Penolakan Pengerukan Pasir Ricuh

dibaca 1,249 kali
Share This
Tags

41Lombok Timur, Lombokfm.com – Ratusan warga Labuhan Haji, Tanjung Luar, dan Front Mahasiswa Nasional lakukan unjuk rasa ke kantor DPRD dan Bupati Lombok Timur terkait pengerukan pasir yang di jadikan sebagai reklamasi telok benoa Bali.

Rencana pengerukan pasir yang dilakukan oleh PT. TWBI melalui perusahaan rekanannya PT. DAR tersebut akan mencapai 1000 hektar dengan jarak 4 mil (5-6km) dari bibir pantai yang merupakan lokasi tempat penangkapan ikan oleh pelayan setiap hari.

Dengan adanya hal tersebut maka keseluruhan masyarakat pesisir menolak agar tidak adanya pengerukan pasir.

Para massa aksi yang star launching dari Taman Kota Selong, terlebih dahulu mendatangi kantor DPRD, dan di tempat tersebut massa aksi tidak menemukan satupun anggota DPRD, alasan karena anggota Dewan sedang lakukan Kunjungan Kerja (kunker) di Jakarta.

Untuk membuat massa tidak kecewa Kapolres Lotim AKBP. Karsiman, Sik menuntun mereka dan menyuruh perwakilan massa aksi menyampaikan keluhannya.

Adapun keluhan masyarakat pesisir tersebut yang di sampaikan oleh oratornya yaitu Muhammad Amin Abdulloh di antaranya, masyarakat nanti akan kehilangan mata pencarian, musnahnya biota laut termasuk ikan, terkesan pengerukan pasir tersebut di paksakan, bencana alam nanti untuk generasi ke depan, terganggu lalu lintas nelayan, dan konflik sosial yang tak terhindarkan.

Sepertinya pembicaraan tersebut gagal karena massa aksi tetap saja kecewa karena tidak bertemu satupun anggota DPRD.

Dengan begitu beberapa pohon di luar pagar kantor DPRD di rusak oleh para massa aksi, sambil melanjutkan perjalanan ke kantor bupati.

Sesampai mereka di kantor bupati hal yang sama di temukan seperti di kantor DPRD tak seorangpun yang menerima mereka (massa aksi) sehingga rasa kecewa semakin memanas, sehingga massa aksi memaksa untuk menerobos masuk.

Pihak ke polisian melarang massa aksi menerobos masuk ke kantor Bupati, namun sepertinya mereka tidak mengindahkan peringatan tersebut, sehingga anggota melepaskan tembakan gas air mata dan menangkap para pelaku yang terduga sebagai provokator demo.

Dengan ke jadian tersebut polisi sekaligus membubarkan massa aksi. (007)(055)

      demo pengerukan pasir ricuh

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah