Published On: Sun, Jun 24th, 2018

Debat Terbuka, Paslon Adu gagasan Pertajam Misi Visi Bangun NTB

dibaca 609 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM, Mataram-Debat terbuka putaran terhir bagi Calon Gubernur Wakil Gubernur NTB, Jumat (22/6) malam lebih mempertajam visi misi para kandidat. Empat Pasangan Calon (Paslon) menjawab sejumlah pertanyaan pilihan yang disiapkan lima pakar ahli debat dari Universitas Mataram dan Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Gde Pudja Saraswati Mataram.

KPU NTB sebagai penyelenggara debat mengambil thema Sinergitas Antara Pemerintah Pusat dan Daerah yang disesuaikan dengan manajerial pembangunan sesuai dengan visi dan misi dari masing-masing Paslon.

Paslon nomorurut 1 Suhaili-Amin yang diberikan kesempatan pertama memberian jawaban terkait cara menjaga keberagaman dan heterogen masyarakat NTB. Paslon darimpolitisi senior Partai Golkar dan Nasdem ini akan menggandeng semua suku, ras dan penganut agama yang ada di NTB, tentunya dengan lebih mengoftimalkankeberadaan Forum Komunikasi Ummat Beragama (FKUB).

Selanjutnya Paslon Ahyar-Mori dengan nomor urut dua bekomitmen untuk mensejahterakan masyarakat NTB semua sektor harus di gali dan di maksimalkan terutama sektor pertanian.

Upaya peningkatan infrastruktur menjadi perhatian Paslon nomor urut tiga Zul-Rohmi. “Suatu keniscayaan bagi perkembangan ekonomi suatu daerah, tanpa didukung ketersediaan infrastruktur yang memadai. Kami akan mengupayakanny untuk dibangun sehingga menjadi pendongkrak ekonomi masyarakat,” ujar Paslon yang didukung Partai Demkrat dan PKS ini.

Paslo dari jalur Independen dengan nomor urut empat Ali BD-Gde Sakti menjawab pertanyaan perihal tol laut dan transportasi laut. Ali BD dengan penuh percaya diri menjawab dengan cukup lugas mengingat selama menjadi Bupati Lombok Timur ia membangun Pelabuhan Haji “Bila dirinya nanti menjadi gubernur akan lebih banyak membangun pelabuhan untuk akses jalur laut termasuk membangun Pelabuhan Lalar di Sumbawa Barat,” tukasnya.

Pada sesi kedua debat kandidat dengan moderator Tasya Sarif presenter iNewstv tersebut umumnya para Paslon tidak mengalami kesulitan utuk mmberikan jawaban maupun tanggapan yang dikemas dalam sebuah tayangan vidio.

Sayangnya pada sesi ketiga rata-rata Paslon tidak secara tuntas menjawab berbagai persoalan di NTB yang ditayangkan dalam sebuah vidio karena ketersediaan waktu yang sangat terbatas.

Pada sesi keempat atau terakhir merupakan sesi yang cukup seru dan mendebarkan, dimana masing-masing Paslon diberikan untuk melempar pertanyaan kepada Paslon lainnya.

Paslon Ali BD-Gde Sakti, nampaknya tidak puas dengan jawaban Paslon Suhaili-Amin pada debat pertama sebelumnya. Paslon dengan jargon Maju Bersama Rakyat ini mempertanyakan hutang pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Namun dengan tenang dan cukup konfrehensif Paslon Suhaimi menegaskan jika Pemkab Lombok Tengah (Loteng) yang berhutang ke Pemerintah pusat di peruntukan untuk membangun infrastruktur, karena Lombok Tengah sendiri saat ini sedang membangun kawasan khusus Mandalika.

Lain halnya dengan Paslon nomor urut 2 Ahyar-Abduh mempertanyakan solusi kelangkaan pupuk ke paslon nomor urut empat Ali-Sakti. Ali-Sakti menjawab kelangkaan pupuk karena karena semakin menipisnya lahan pertanian serta data yang tidak sinkron antar daerah kabupaten/kota dan provinsi. (07/036)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah