Published On: Wed, Aug 2nd, 2017

Cuaca Buruk Ganggu Produksi Petani Garam

dibaca 249 kali
Share This
Tags

a3RADIO LOMBOK FM, Lombok Timur – Akibat cuaca buruk petani garam di Desa Pijot Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur belakangan ini memproduksi garam dengan jumlah sedikit.

Di waktu cuaca normal petani garam memproduksi mencapai 4 ton dalam sebulan, tetapi apabila cuaca buruk dalam sebulan hanya bisa memproduksi 1 ton saja, demikian dijelaskan Mastiani petani garam kepada RADIO LOMBOK FM, Senin (31/07/2017).

Menurutnya keadaan cuaca ini berdampak pada kelangkaan garam sehingga menyebabkan pula terjadi kenaikan harga garam, dimana sebelumnya garam yang dalam kemasan karung 15 kg seharga Rp.60 ribu kini melonjak menjadi Rp.130 ribu, ungkapnya.

Kemudian mengenai kelangkaan garam yang diindikasikan dijual keluar daerah Mastiani mengatakan hal itu tidak benar, tuturnya ia tidak pernah menjual garam ke luar daerah melainkan dijual di Lotim saja.

“Tidak ada yang menjual ke luar daerah disini, hanya saja sering mendung disini, segingga kita sering gagal panen garam”, jelasnya.|002|001|.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah