Published On: Thu, Dec 24th, 2015

Busana Dalam Prosesi Maulid Adat Wetu Telu

dibaca 760 kali
Share This
Tags

Maulid adatLOMBOK UTARA, lombokfm.com – Dalam prosesi maulid adat ala Wetu Telu di Bayan Kabupaten Lombok Utara, memiliki tata cara tersendiri, termasuk busana yang akan dipakai pada acara ritualnya. Khusus dalam maulid adat, komunitas setempat harus memamakai kain tenun khas Bayan berwarna merah baik oleh laki-laki ataupun wanita.

Seperti yang dituturkan salah seorang pengelingsir masyarakat adat gubug Karang Bajo Amaq Riwas. Menurutnya, busana masyarakat adat wet kepembekelan Karang Bajo saat memperingati maulid Nabi, laki-laki harus mengenakan kain (londong) berwarna merah ditambah dengan dodot rejasa berwarna hitam bergaris putih.

Sementara ikat kepalanya berwarna coklat atau sering disebut dengan sapuk batik. Bagi yang tidak menggunakan busana adat, maka dilarang masuk ke dalam kampu Karang Bajo dan ke masjid kuno Bayan Beleq. Sedangkan pakaian untuk wanita selain mengenakan londong abang, juga dibagian atas memakai kain sampur atau selendang serta penutup kepala yang disebut Jong Bayan.

Selain itu,  masyarakat adat yang datang melaksanakan sareat mulud di Kampu Karang Bajo ada yang membawa hewan ternak seperti ayam, kambing, sapi dan padi bulu, sesuai nazar masing-masing, yang semua barang bawaan tersebut dipotong untuk dihidangkan pada ritual mulud adat.

Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Pribahasa inilah yang selalu dijalankan oleh komunitas adat Wetu Telu, sehingga pada peringatan mulud adat, semua mereka membawa kebutuhan sareat, seperti kayu bakar, padi bulu, kelapa, bawang merah, bawang putih, kemiri dan kebutuhan lainnya.

Sementara hewan ternak yang kumpul biasanya 50 – 90 ekor kambing dan kerbau atau sapi yang dipotong oleh Kiyai Lebe di Kampu Karang Bajo, yang kemudian diolah  dalam satu tempat yang disebut pedangan, yang kemudian dimakan secara berjama’ah oleh komunitas adat setempat.

Amaq Riwas berharap, para tamu yang berkunjung menyaksikan mulud adat agar tetap mentaati aturan yaitu mengenakan pakaian adat yang telah diwariskan oleh nenek moyang atau para pendahulu mereka. Selamat menyaksikan maulid adat pada tanggal 27 – 27 Desember 2015.

004/020

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah