Published On: Thu, Apr 7th, 2016

Ini Penyebab Mutasi Mendadak Dilakukan di Lombok Tengah

dibaca 1,691 kali
RSAM_2551ADIO LOMBOK FM, Lombok Tengah  – Mutasi yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah terhadap puluhan Kepala Sekolah (Kasek)  kamis malam beberapa waktu lalu, karena kondisi mendesak. Demikian disampaikan Bupati Lombok Tengah, HM,Suahili,FT.SH.MM, Rabu (6/4) 2016 lalu ditemui Lombok FM diruang kerjanya.
Mutasi sebanyak 62 Kasek baik bagi sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) itu lanjut Bupati, dilatar belakangi atas beberapa hajatan.”Salah satunya karena banyaknya sejumlah sekolah yang tidak memiliki Kasek,”Katanya.
 
Selain itu lanjut Bupati, jelang Ujian Nasional, maka sekolah-sekolah yang lowong itu harus memiliki Kasek agar bisa sempurnakan administrasi bagi anak didik yang nantinya akan selesaikan pendidikanya.”Ada juga karena Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang menyatakan kalau sebelum tanggal 31 maret mutasi makanakan menunggu dulu,”Jelasnya.
 
Hal itu lanjut Bupati, mengakibatkan beberapa daerah juga melakukan hal yang sama untuk mengejar batas waktu agar semua sekolah bisa terisi jabatan kepala sekolahnya.”Itulah juga kenapa mutasi itu dilakukan dimalam hari dan buka karena ingin disembunyikan seperti opini. Semua terbuka,”Terangnya.
 
Dikonfirmasi mengenai tidak dilibatkanya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dalam mutasi itu, dan BKD baru dikontak sesaat sebelum acara sumpah jabatan dimulai, Bupati menjelaskan, kalau semua sudah sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup).”Jadi Kasek itu bukan jabatan struktural yang dimana mutasinya sebenarnya bisa hanya dilakukan olek Kepala Dinas saja kok,”Ujarnya.
 
Untuk itu lanjut Bupati, sebenarnya tidak ada yang terlalu perlu disoroti soal mekanisme mutasi tersebut. Namun hal itu bisa jadi karena kebiasaan terdahulu yang bila mutasi besar-besran yang dilkukan BKD dan selalu mengundang bupati.”Sekarang kan sudah ada perubahan dan semua diatur dalam peraturan daerah itu,”Tandasnya.
 
Begitu juga soal domisili Kasek yang bersangkutan tambah Bupati, tidak semua harus sesuai karena keterbatasan dan ketidak merataan asal Kasek yang ada saat ini. Untuk itulah disejumlah sekolah ditemaptkan Kasek yang memang bukan berdomisili ditempat sekolah tersebut ada.”Kalau banyak yang terkenal mutasi itu terkena imbas akibat pergesran saja,”katanya.
 
Ditanya mengenai mutasi untuk Kasek bagi Sekolah Dasar (SD) Bupati mengatakan, menunggu UN selesai untu SD. Ia tidak ingin akibat mutasi yang dilakukan sebelum UN SD itu nantinya justeru bikin suasana tidak baik.”Kita mutasi kasek SD sekarang nanti malam goyah lagi dan terjadi macam-macam, nanti saja habis UN SD. Nanti maunya saya kirimin SK saja biar jangan jadi ribut seperti ini,”Tukas Bupati.
 
Untuk diketahui, kamis malam tanggal 1 April 2016 lalu, Pemda yang bertempat di Ruang Rapat Tatsura I Kantor Bupati, tiba-tiba menggelar mutasi bagi puluhan kepala sekolah. Pada mutasi itu, bahkan disebut kalau BKD tidak dilibatkan. Dari komposisimya, rupanya mutasi itu banyak menyentuh sekolah-sekolah dikecamatan Pujut.|001|21

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah