Published On: Fri, Jul 10th, 2015

Bupati Beserta Istri Dinobatkan Jadi Duta Membaca

dibaca 1,581 kali
Share This
Tags
PUTRI

RADIO LOMBOK FM – Bupati Lombok Tengah beserta istri dan 3 orang Putri Mandalika dinobatkan menjadi duta baca Lombok Tengah. Penobatan itu dilakukan pada acara Safari Gerakan Nasional Gemar membaca yang dilaksanakan Perpustakaan Nasional RI di Pendopo Bupati setempat, Rabu (8/7)2015.

Istri Bupati Lombok Tengah seklaigus Ketua PKK, Hajjah Baiq Irma Budiani Suhaili,SH menyatakan apresiasi setinggi-tingginya karena telah memilih Lombok Tengah dalam pelaksanaan acara tersebut. Mengingat betapa pentingnya membaca.”Kita umat islam, membaca merupakan perintah yang turun pertama kalinya bagi umat manusia karena sangat penting artinya,”katanya.

Namun, tentu untuk mencapai tujuan kegiatan tersebut, tidak cukup hanya dengan kegiatan ceremonial. Harus disertai dengan upaya pemerintah memenuhi ketersediaaan buku hingga menjangkau seluruh masyrakat.”Selama ini buku menjadi barang yang mewah, nah bagaimana upaya pemerintah memasyarakatkan buku ini adalah hal yang terpenting,”ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, Drs.HL.Normal Suzana menyatakan, masyarakat saat ini diakui jauh dari gemar membaca. Mereka cenderung lebih banyak waktu ngerumpi disbanding membaca.”Apalagi jadwal pertandingan sepak bola, hal pertama yang dibaca,”selorohnya.

Yang menjadi perhatian Wabup, perpustakaan yang sebelumnya pernah menjadi Badan, kini turun drastic menjadi Unit Pelaksana Tugas (UPT) Dikpora, akibatnya ruang gerak memajukan perpustakaan itu menjadi sempit.”Untuk itu saya meminta kepada asisten bagaimana agar status perpustakaan itu paling tidak ditingkatkan menjadi kantor,”pintanya.

Kepala Perpustakaan RI, Darmadi,Sip.MM menyampaikan rasa terimakasih karena Wabup mau meningkatkan status perpustakaan di Lombok Tengah tersebut. Hal ini mengingat mamfaat membaca sangat besar bagi penigkatan kwalitas SDM.”Dengan gemar membaca ini kita songsong masyrakat cerdas dan sejahtera,”jelasnya.

Program Gerakan Nasional Gemar membaca lanjut Darmadi, telah diprakarsasi sejak 4 tahun yang lalu. Hal ini sesuai dengan undang-undang nomor 43 tahun2007 yang salah satunya agar terus ditanamkan gemar membaca sepanjang hayat.”Ini sejalan dengan revolusi mental agar masyrakat bisa mandiri secara ekonomi, cerdas berilmu sehingga diharapkan bisa mensejahterakan,”terangnya.

Saat ini, perpustakaan dijadikan sebagai lembaga pemerintah non kementerian, sehingga seyogyanya lembaga-lembaga perpustakaan yang ada didaerah terus dijaga dan dikembangkan. Berbagai aspirasi dan item program dalam rangka memupuk gemar membaca ini terus dilakukan.”Misalnya dengan perpustakaan kelailing hingga perpustakaan daerah terpencil,”pungkasnya.|001|0021

 

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah