Published On: Thu, May 11th, 2017

BPOM NTB Minta Pemkab Lotim Melakukan Pemantauan Makanan dan Obat Yang Bermutu Untuk Dikonsumsi

dibaca 133 kali
Share This
Tags

c2RADIO LOMBOK FM, Lombok Timur – Rabu, (10/5) yang bertempat di Gedung Wanita Selong Kabupaten Lombok Timur BPOM NTB gelar sosialisasi memilih makanan dan obat yang bermutu untuk dikonsumsi. serentak hari itu pihak BPOM melakukan sosialisasi disemua Kabupaten Kota di NTB.

Bupati Lombok Timur di wakili oleh Assisten I bidang Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Drs. H. M. Juaini Taofik, M. AP membuka acara sosialisasi obat dan makanan balai besar BPOM melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE).

Assisten menyampaikan ucapan selamat datang kepada Hj. Ermalina wakil Komisi IX DPR RI Dapil NTB, dan selanjutnya memberikan apresiasi kepada BPOM Mataram yang menyelenggarakan sosialisasi. Assisten menyampaikan harapan dengan adanya sosialisasi ini memberikan manfaat kepada masyarakt agar dapat menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih,membeli, menggunakan obat dan makanan sehingga bisa mengurangi makanan dan obat yang beresiko untuk keluarga.

Taofik juga sudah melakukan telekonference dengan Menteri Perdagangan RI dalam rangka penyiapan stok pangan dalam menghadapi datangnya bulan suci ramadhan tahun ini. Perkembangan tekhnologi merupakan sarana untuk memudahkan mendaptkan informasi dan komunikasi terutama makanan dan obat-obatan yang menjadi kebutuhan masyrakat luas.

Melalui Dinas Kesehatan, Pemerintah Daerah sudah mempunyai program pengawasan yaitu berupa peningkatan pemberdayaan konsumen atau masyarakat dibidang obat dan makanan serta peningkatan pengawasan keamanan pangan dan bahan berbahaya,ungkapnya.

Sementara itu Kepala BPOM NTB, Dra. Ni. G.A.N Suarningsih, Apt. M. H menyampaikan tujuan diadakan sosialisasi obat dan makanan ini dalam rangka meningkatkan peran aktif dari semua elemen masyrakat dalam upaya mandiri dalam memilih obat dan makann yg aman, bermutu dan bermanfaat. Dengan adanya UU no. 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah di harapkan peranan pemerintah baik dari tingkat pusat sampai dengan Pemerintah paling bawah untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap bahan makanan dan obat yang tidak memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan oleh BPOM. salah satu contoh peredaran obat-obatan yg berbahaya,terutama narkoba dan sejenisnya.

Dimana saat ini berkembang isu penggunaan obat seperti tramadol yang sangat memprihatinkan tingkat penggunaannya terutama bagi remaja-remaja dan anak muda. Untuk itu di minta kepada Pemerintah untuk bisa memutuskan mata rantainya atau penyalurannya. Untuk keamanan pangan diminta untuk mengawal, mengawasi dan melakukan tindakan-tindakan bersama MUI untuk melakukan sosialisasi secara luas kepada masyarakat.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Komisi IX DPR RI yg membidangi masalah kesehatan, Kepala BPOM Mataram, pejabat dari Dinas Kesehatan kab. Lotim, Badan Ketahanan Pangan Lotim Dinas terkait dan diikuti peserta 500 orang.|002|018|.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah