Published On: Thu, Mar 3rd, 2016

Benang Stokel Yang Dulu, Beda Dengan Yang Sekarang

dibaca 1,062 kali
Share This
Tags

b1RADIO LOMBOK FM,Lombok Tengah – Siapapun warga Lombok, pasti kenal dengan Air Terjun Benang Stokel. Walau bisa jadi tak semuanya pernah kesana, namun namanya sudah kesohor ke seantero negeri. Sekarang, wajah Benang Stokel berbeda dengan wajahnya beberapa tahun lalu. Jalan akses kesana sudah sangat bagus dan bikin nyaman.

Salah seorang pengunjung, Ramli 20 tahun asal Desa Mantang Batukliang menuturkan, jalan menuju Benang Stokel sekarang sudah sangat mulus karena sudah aspal goring atau hot mix.”Mau lewat mana saja, jalan menuju ke sana sudah mulus,”Katanya, Rabu (2/3) 2016 kepada Lombok FM.

Selain itu, tempat parkiran dilokasi, sudah sangat bagus dan tertata dengan baik. Ada tempat khusus roda dua dan juga khusus roda empat.”Bayar parkiranya Cuma dua ribu rupiah dengan karcis masuk tiga ribu rupiah perorang,”Ungkapnya.

Pengunjung lainya, H.Usman 50 tahun asal Desa Danger Masbagik Lombok Timur menyatakan, wajah benang stokel sekarang sudah sangat berbeda dengan beberapa tahun lalu. “Misalnya jalan setapaknya sudah dikasi beton, jadi kita tidak bingung lagi turun ke pusat air terjun itu,”Jelasnya.

Begitu juga dengan fasilitas yang ada dipusat air terjun. Tempat ganti pakaian yang dulu hanya berupa dinding dan tanpa atap, kini sudah memiliki toilet sekaligus ganti bajau yang memadai.”Berugaknya juga sudah ada, kalau dulu belum ada,”Tuturnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat setempat, Khaerundia menyerukan warga untuk datang ke air terjun tersebut. Ia menjamin air terjun itu bersih dan jernih karena memang berasal dari mata air lereng gunung rinjani.”Jadi kawasan ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani yang dijaga kelestarianya,”Terangnya.

Mitos yang berkembang di masyarakat selama ini menyatakan, Air Terjun Benang Stokel menjadi tempat membersihkan diri Dewi Anjani – makhluk gaib yang dipercaya sebagai penunggu Gunung Rinjani. Pada waktu-waktu tertentu konon Dewi Anjani turun dari gunung kemudian mandi dan membersihkan rambutnya di Benang Stokel. “Oleh karena itu, banyak masyarakat percaya mereka yang mempunyai masalah dengan rambutnya, seperti rontok, ingin menghitamkan rambut, akan mandi di Air Terjun Benang Stokel,”Imbuh Khaerundia.

Selain itu dari cerita unik di balik kecantikan Benang Stokel lanjut Khaerundia, konon, jalur Benang Stokel – Gunung Rinjani sering digunakan oleh orang-orang sakti untuk mencari berkah atau keselamatan dengan melakukan pendakian untuk bertapa ke Gunung Rinjani, yang hingga saat ini, kebiasaan tersebut masih sering dilakukan oleh warga setempat. “Jalur pendakian ini hanya memerlukan waktu tujuh jam saja sehingga memiliki jarak tempuh yang lebih pendek dibandingkan dengan lewat jalur kawasan Sembalun, Lombok Timur atau Senaru, Lombok Utara,”Terangnya.

Untuk diketahui, air Terjun Benang Setokel memiliki 2 terjunan air yang berketinggian sekitar 30 meter. Air terjun disebelah kiri memiliki debit yang lebih besar dibandingkan yang kanan. Sementara itu di bawahnya terdapat kolam kecil tempat penampungan curahan air yang jatuh dari atas. Kolam ini dapat digunakan untuk mandi dan berenang. Air terjun ini berada di ketinggian 552 m dari permukaan laut (dpl) di kawasan Wisata Taman Nasional Gunung Rinjani.

Nama Benang Stokel dalam bahasa setempat berarti segumpal benang. Nama ini diberikan karena bentuk air terjun ini menyerupai benang yang diikat menyatu.

Sekitar 500 meter ke bagian hulu atas dari lokasi Air Terjun Benang Stokel terdapat juga air terjun yang bernama Air Terjun Benang Kelambu, Air terjun ini bersumber langsung dari mata air besar yang menyembul di puncak gunung. Untuk menuju Air Terjun Benang Kelambu tersebut harus melewati jalan setapak sejauh 1 km atau dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menembusi hutan tropis dengan lembah dan bukit yang terjal.|001|2

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah