Published On: Mon, Apr 11th, 2016

Bappeda Lombok Tengah Harus Lebih Kreatif

dibaca 1,084 kali
H.AHKAM
RADIO LOMBOK FM, Lombok Tengah – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lombok Tengah, diminta lebih kreatif dan jeli lagi menggali seluruh potensi sekecil apapun. Begitulah dorongan yang muncul untuk lembaga perencana tersebut pada rapat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Akhir Tahun 2015 Kabupaten Lombok Tengah.
Pada rapat Pansus yang berlangsung Jumat (8/4) 2016 di ruang rapat utama kantor DPRD setempat, salah seorang anggota Pansus, H.Ahkam,S.Ip, mengatakan sejumlah potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kerap kali terlewatkan dan tidak masuk dalam perencanaan.”Seperti salah seorang warga Desa Bilebante yang beberapa waktu lalu memunculkan dirinya kepublik tentang usaha-usaha sendiri yang dilakukanya,”Katanya.
Dimana saat itu sebut H.Ahkam, warga tersebut lebih condong ke Kabupaten Lombok Barat untuk meminta bantuan dan memasukkan surat bantuan permohonan. Kalau nantinya separuh warga seperti itu, maka hal itu akan berdampak negatif bagi daerah.”Kenapa kita sendiri yang langsung bina potensi-potensi seperti itu. Begitu juga dengan pengrajin perak yang tidak pernah disentuh pemerintah,”Ungkapnya.
Sementara itu, pemimpin rapat yang juga anggota Pansus Lalu Mashudi menyatakan, secara umum kiner Bappeda sejauh ini sudah sangat baik. Melihat dari berbagai pembangunan yang saat ini sudah dilakukan dan sedang berjalan dibumi Tatas Tuhu Trasna (Tastura) tersebut.”Tentu yang diperlukan adalah kreasi dan inovasi untuk menuju hal yang lebih baik,”Katanya.
Salah satunya lanjut Lalu Mashudi, bagaimana agar potensi-potensi yang tersembunyi ditengah-tengah masyarakat bisa diketahui dengan cepat dan lalu diangkat kedalam perencanaan matang untuk dijadikan salah satu program pembangunan.”Hal itu tentu saja dengan melakukan koordinasi dengan SKPD terkait,”Imbuhnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Fisik Bappeda Lombok Tengah, Taufiqqurrahman menyatakan, menangkap seluruh masukan yang telah disampikan oleh Pansus. Bahkan pihak Bappeda nantinya akan mengundang DPRD untuk urun rembuk terkait dengan persoalan tersebut.”Jangan sampai setelah memberikan masukan kemudian nantinya kita saling pisah nantinya. Kondisini ini kedepan jangan sampai terjadi,”Katanya.
Terkait dengan inovasi dan kreasi yang dimaksudkan Pansus lanjut Kabid, ada yang tidak memerlukan biaya ataupun program yang harus ditangani secara khusus. Seperti adanya potenbsi kuliner baru, bisa hanya dengan diberikan fasilitas dan semua bisa berjalan dengan baik.”Contohnya bagi warga yang punya inovasi kuliner, kenapa tidak kita lombakan. Dan yang terbaik kita berikan hadiah penggunaan ruke secara gratis 2 tahun dan atau lebih. Dan bila tidak berkembang kita evaluasi dan berikan yang lain,”Jelasnya.
Pihaknya nantinya lanjut Kabid, akan menindak lanjuti seluruh apa yang telah disampaikan pasnsus dan akan mengundang semua pihak yang berkompeten untuk mendiskusikan hal tersebut.”Tetapi pada diskusi itu harus membicarakan hal yang focus agar tepat, akurat dan hasil diskusi bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya,”Tandasnya|001|20

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah