Published On: Sat, Jul 28th, 2018

Banjir Rob, 118 Warga Kebon Ayu Diungsikan

dibaca 356 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM, Lombok Barat-Puluhan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat (Lobar) bersama Tim SAR, Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lobar melakukan evakuasi warga Dusun Taman Endok, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung yang terdampak banjir rob, Rabu (25/7/2018).

Sebanyak 118 warga pesisir di Perairan Kebon Ayu, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat terpaksa diungsikan ke lokasi yang aman karena Rabu sore (25/7) lalu diserang banjir Rob laut yang menggenangi perumahan penduduk. Selain warga yang diungsikan tadi atau tidak kurang dari 31 KK, banjir rob juga mengakibatkan satu unit rumah rusak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat langsung menyalurkan bantuan logistik untuk para pengungsi. Rencananya para pengungsi akan dibangunkan dapur umum dan tenda darurat oleh BPBD dan Dinas Sosial Lobar. Namun, karena warga bisa mengungsi ke SDN 4 Taman Ayu makan rencana tersebut akan ditinjau ulang.

Sebelumnya Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah mensosialisasikan hal ini kepada warga pesisir untuk mewaspadai cuaca buruk yang diprediksi akan melanda wilayah selatan NTB sejak tanggal 24 Juli hingga 26 mendatang.

Kepala BPBD NTB, H. Muhammad Rum menyatakan, tinggi gelombang diprediksi akan setinggi 6 meter. “Ini sangat berbahaya sekali, jadi saya menghimbau kepada para nelayan untuk sementara ini tidak melaut dulu,” jelas Rum.

Ia memaklumi jika setiap tahun wilayah pesisir bagian selatan NTB khususnya diwilayah Lobar ini sudah menjadi langganan banjir rob bila cuaca mulai ekstrim. “Wilayah ini memang sudah tidak layak lagi untuk pemukiman, nanti kita lihat solusinya seperti apa. Kalau kita relokasi tentunya ini adalah kebijakan tingkat atas yang nantinya akan melibatkan pimpinan dari provinsi maupun Pemerintah Lobar sendiri,” katanya.

Oleh warga, proyek PLTU Jeranjang menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana, Namun, Muhammad Rum tidak ingin berspekulasi. Dirinya akan melakukan kajian lebih mendalam terkait laporan warga tersebut. “Tapi yang jelas cuaca extrim ini terjadi secara nasional di seluruh ndonesia,” kata Rum. (07/053)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah