Published On: Thu, Jun 22nd, 2017

Awas…. Jangan Nekat Berenang Sendiri Di Segara Anak Gunung Rinjani

dibaca 356 kali
Share This
Tags

a5RADIO LOMBOK FM-Lombok Timur – Tim (SAR) Mataram akhirnya berhasil mengevakuasi mayat pendaki yang nekat mandi sendiri di Segara Anak Gunung Rinjani , atas nama Wayan Suta Asmarajaya (45), warga Kintamani, Bali, tewas akibat tenggelam di Danau Segara Anak Gunung Rinjani, kabupaten Lombok Timutb, Nusa Tenggara Barat, Sabtu siang (17/06)

“Setelah dua hari menempuh perjalanan panjang dan medan sulit, akhirnya tim gabungan berhasil mengevakuasi jasad korban sampai Pos 3 pendakian Rinjani, Desa Sembalun, Lombok Timur. Saat ini tim sedang evakuasi menuju pintu pendakian Sembalun,” tegas Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH.

Nanang menegaskan, dari informasi yang diperoleh Potensi SAR, korban melakuian pendakian bersama 18 rekannya sejak Kamis (15/06).

Saat itu korban berenang seorang diri di Danau Segara Anak pada Sabtu (17/6), sekitar pukul 17.00 WITA, dengan menggunakan life jaket.

Namun beberapa menit kemudian Tiba-tiba korban berteriak meminta tolong. Rekan-rekan korban yang berada di tenda segera keluar untuk memberikan pertolongan. Namun jarak korban yang terlalu jauh dari daratan membuat proses pertolongan menjadi terlambat dan akhirnya korban tenggelam.

Lebih jauh Nanang menambahkan, pencarian sempat dilakukan saat itu juga oleh rekan-rekan korban dan para buruh pikul barang milik pendaki (porter). Namun karena minim peralatan, usaha tersebut tidak membuahkan hasil.

“Peristiwa tersebut akhirnya dilaporkan kami mebdapatkan informasi anggota intel Polda NTB atas nama Burhan, yang melaporkan ke Basarnas Kantor SAR pada Minggu (18/6), sekitar pukul 23.35 WITA,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak dua tim penyelamat dari Kantor SAR Mataram dan Pos SAR Kayangan, Lombok Timur, diperintahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Setelah membutuhkan waktu selama sehari pendakian, Basarnas bersama potensi SAR lainnya tiba di tempat kejadian dan langsung melakukan pencarian.

Korban berhasil ditemukan pada Selasa (20/6), sekitar pukul 11.40 WITA, dalam kondisi mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian.

“setelah tiba di kaki gunung rinjani anggota sar langsung menyerahkah jasad korban kepada keluarganya yang sudah menunggu sejak pencaharian,” ungkap Nanang. |003|004|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah