Published On: Sun, Jun 28th, 2015

Asisten II Setda Paparkan Proses Pembangunan Lombok Tengah

dibaca 1,236 kali
Share This
Tags

AS IIRADIO LOMBOK FM – Koordinator zona pembangunan Kabupaten Lombok Tengah Tunjung Tilah, Asisten II Setda setempat, Ir.Nasrun, memaparkan proses pembangunan Kabupaten Lombok Tengah selama 5 tahun Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Suhaili-Normal. Pemaparan tersebut disampaikan pada acara Safari Sailaturrahim Ramadhan 1436H yang dilaksanakan di Kecamatan Praya Tengah pada Kamis (25/6) lalu.

Ir. Nasrun mengawali pemaparanya menyampaikan, obsesi pembangunan Lombok Tengah 5 tahun ini sesuai dengan motto-nya yakni Lombok Tengah Bersatu yang artinya Beriman Sejahtera Dan Bermutu. Hal itu memiliki makna yang mendalam mengenai capaian kehiudpan didunia maupun diakhirat.”Jadi selain mengejar hidup didunia, tetapi juga harus diseimbangkan dengan kehiudpan diakhirat.”katanya.

Untuk mencapai hal tersebut jelas Nasrun, maka dilalui 5 tahapan. Dimana tahapanya yakni dengan melakukan penataan terhadap aparatur pemerintah dengan melakukan fit and properties terhadap pejabat.”Kalau sekarang, kita mengenal yang namanya lelang jabatan. Tetapi sebelum pak Jokowi melakukan itu. Bapak bupati kita sebenarnya sudah memulainya terlebih dahulu ditahun 2011 lalu,”ujarnya.

Dalam penataan itu lanjut Nasrun, terdapat penataan perencanaan. Karena keberhasilan sesuatu 50 persenya tergantung pada perencanaanya. Dengan demikian, saat ini Lombok Tengah telah memiliki Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 20 tahun yang menjadi acuan pemerintahan selanjutnya.”Ada juga perencanaan RT-RW, tata ruang wilayah untuk 30 tahun. RPKMD dan turunan perencanaan lainya,”jelasnya.

Pada tahun 2012 lanjut Nasrun, tahapan selanjutnya yakni tahapan Integrasi. Mengaitkan segala bidang pembangunan yang memiliki kesamaan. Hal itu memunculkan istilah Kelompok Kerja (Pokja) dimasing-maing bidang pembangunan.”Misalnya untuk ekonomi ada pokja ATM (Agribisnis, Tourism dan Marine. Dan banyak lagi pokja yang linya,”imbuhnya.

Selain itu, pada tahun 2012 tersebut diintegrasikan wilayah pembangunan yang dikenal dengan 3 Zona pembangunan yakni Zona Aik Meneng, Zona Tunjung Tilah dan Zona Empak Bau. Dimana kawasan-kawasan yang dinilai memiliki kesamaan disatukan menjadi satu kawasan.

Kemudian pada tahun 2013 jelas Nasrun, merupakan tahun pemantapan terhadap program kegiatan dengan melakukan evaluasi secara total. Ditahun 2014 kembali melakukan pemantapan dan melakukan evaluasi dan pengukuran terhadap capaian program kerja.”Nah hal-hal yang masih kurang yang ditemukan di tahun 2014, diperbaiki dan dilaksanakan pada tahun 2015 yang merupakan tahun pencapaian,”terangnya.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah