Published On: Thu, Sep 10th, 2015

ANGGOTA DPRD KOMISI 4 BANTAH ADA DANA SILUMAN

dibaca 523 kali
Share This
Tags

F-M SUPLI  ANGGOTA DPRD LOTENG  (1)RADIO LOMBOK FM – Anggota Pansus Anggaran Belanja Dan Pendapatan Daerah Perubahan Kabupaten Lombok Tengah, pansus (ABPD-P) tahun 2015 bantah keras adanya dana siluman sebesar 1,7 milyar Rupiah.karena pola pengaggaran dana APBD-P itu sudah sesuai dengan aturan dan tata tertib dewan dan sudah di bahas dengan tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kabupaten Lombok Tengah serta sudah di sahkan oleh Pansus yang diketuai oleh ketua Praksi Partai Bulan Bintan(PBB).

Anggota komisi empat yang sekaligus sebagai anggota pansus APBD-P H. Muhamad Supli politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah keras soal dana siluman di APBD-P perubahan tahun 2015,karena DPRD,pansus dan TAPD sudah melakukan pembahasan sesuai dengan aturan.

Supli mengatakan “jika ada oknum anggota DPRD Lombok Tengah Melakukan pemerasan kepada kepala SKPD kabupaten Lombok Tengah maka tangkap dan serahkan ke proses hukum yang berlaku”pintanya.
“Dana 1,7 milyar rupiah yang di duga merupakan dana siluman adalah sisa anggaran yang lupa dibahas dan sudah dibahas oleh pansus serta dialokasikan kepada dinas Pekerjaan Umum Dan Sumberdaya Mineral (PUSDM) kabupaten Lombok Tengah” jelasnya.

‘’dana siluman yang dimaksud sudah terdistribusi, dan jika ditemukan ada pemerasan maka tangkap saja orangnya dan bawa keranah hukum biar diadili,’’ ungkap Supli kepada Lombok fm Rabu (09/09/2015)
Dana siluman yang diduga dibagi oleh sejumlah anggota pansus, merupakan dana APBD-P sejumlah 112 milyar yang dianggarkan oleh DPRD kabupaten Lombok Tengah dan sudah ditetapkan oleh DPRD beberapa waktu lalu.

Sementara itu ketua Lembaga Swdaya Masyarakat LSM SWAKA Bustomi Taipuri mengatakan” dana siluman yang dimaksud itu harus distop oleh eksekutif, karena belum digunaakan sehingga tidak akan merugikan negara, dan di kembalikan kepada kas daerah supaya menjadi silpa dan bisa di pergunakan pada anggaran tahun depan” Bustomi juga menduga adanya persekongkolan antara eksekutif dengan lesgislatif dalam persoalan dana siluman tersebut.

Dan diduga sejumlah anggota dewan yang menjadi anggota pansus menerima kue dari dana siluman tersebut. Namun hingga saat ini semua anggota pansus masih baungkam saling lempar isu antara eksekutif dengan legislatif hingga menyangsikan adanya dana siluman tersebut.|003|0051|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah