Published On: Sun, Sep 13th, 2015

Aneh ! Tidak Bersengketa Tetapi Tanahnya Akan Dieksekusi

dibaca 455 kali
Share This
Tags

hhooohhRADIO LOMBOK FM – Salah seorang warga Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang, Baiq Nurmayani 35 tahun, pada Jumat (11/9/2015) bersama sejumlah anggota keluarganya mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Praya. Mereka meminta agar eksekusi hasil sebuah putusan ditunda, karena tanahnya yang selama ini tidak masuk dalam obyek sengketa, akan ikut diekseskusi.

Warga tersebut datang ke PN Praya didampingi oleh Ketua Formapi NTB,Ihksan Ramdhani,SH bersama Divisi Perdata,L.Tahdin Japur,SH. Kedatangan warga tersebut disambut oleh Panitra Sekretaris (Pansek) PN Praya, L. Putrajab,SH dan diterima di lantai 2 ruang rapat PN Praya.

L.Tahdin Japur,SH pada kesempatan tersebut menyampaikan, maksud kedatangan warga yang didampinginya tersebut. Ia mengungkapkan ada kesalahan isi putusan sehingga tanah warga tersebut akan ikut dieksekusi.”Tanah Baiq Nurmayani ini, bersama lahan masjid bukan termasuk dalam obyek sengketa, namun aikut disebutkan dalam putusan untuk dieksekusi,”jelasnya.

Dituturkan, salah seorang warga setempat bernama L.Arshad menggugat L.Ahmad dan Baiq Senap atas tanah seluas 36 are yang kasus tersebut kemudian setelah proses hukum berjalan dimenangkan oleh L.Arshad yang putusanya kemudian tanah itu harus diserahkan ke L.Arshad oleh para pihak tergugat.”Tetapi anehnya dalam putusan itu, tanah masjid seluas 14 are dan tanah Baiq Nurmayani 10 are sesuai bats-batasnya ikut akan dieksekusi sehingga total tanah yang harus diesekusi yakni 63 are,”jelas L.Tahdin Japur.

Pihak Baiq Nurmayani lanjut L.Tahdin Japur, saat ini sedang menempuh proses hukum terkait dengan hal tersebut. Sementara pengurus masjid tidak menempuh proses hukum dan membiarkan masalah tersebut bergulir. “Untuk itulah kami datang kesini meminta agar proses eksekusi itu ditunda agar nanti tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Karena pihak PN akan berhadapan dengan warga mukim masjid,”tandasnya.

Menjawab hal tersebut, Pansek PN Praya, L.Putrajab mengatakan, pihaknya hanya bisa menampung apa yang menjadi aspirasi warga tersebut. Karena semua keputusan terkait dengan penundaan ekseskusi ada di tangan Ketua PN praya.”Namun sesungguhnya setiap keputusan harus kami laksanakan dan nanti petugas ekseskusi yang akan melaporkan fakta dilapangan dan barulah laporan itu akan dintidak lanjuti,”singkatnya.|001|0118

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah