Published On: Thu, Jun 1st, 2017

Akibat Runtuhan Tembok PD. Agro Selaparang

dibaca 233 kali
Share This
Tags

a7RADIO LOMBOK FM, Lombok Timur – PD. Agro Selaparang klaim pembangunan sebuah toko disamping kantornya telah merusak aset milik pemerintah. Dengan didirkannya bangunan toko milik anggota Dewan tersebut menyebabkan tembok milik PD. Agro Selaparang runtuh sepanjang kurang lebih 50 meter, tak hanya itu saluran air yang biasa mengalir ditempat itu ditutup sehingga menyebabkan genangan setinggi pinggang sehingga sebuah musolla ditempat tersebut tidak bisa dipakai untuk beribadah, demikian ungkap Direktur utama PD. Agro Selaparang M. Kariadi kepada RADIO LOMBOK FM Rabu (31/05/2017).

lanjutnya, permasalahan ini dulu pernah dilaporkan ke Desa, namun pihaknya tidak mengetahui sejauh mana mediasinya, dulu juga pernah mengundang pak Abror karena katanya adik iparnya yang punya bangunan tersebut, pada saat itu pula pihaknya berbicara diruangan pak Camat. Dengan adanya kondisi sekarang pihaknya minta agar saluran air itu dibuka walau sedikit, begitu juga dengan tembok yang runtuh agar dibangun kembali. “Kita hanya minta sederhana yaitu tembok yang runtuh dibangun dan saluran air jangan ditutup”, ungkapnya.

Dikesempatan itu Camat Aikmel Hadi Pathurrahman menambahkan, sebelumnya pak Abror pernah bilang bahwa akan membuat pancang tiang tembok itu tapi sampai saat ini belum ada realisasi, kemudian dalam prosedur membangun harus ada IMB dan HO, syaratnya menerbitkan itu apabila ada persetujuan dari lingkungan sekitarnya. “Bangunan itu belum ada IMB dan HO nya, dan kita tidak bisa terbitkan izin kalau disekitar lingkungan sendiri tidak menyetujui”, jelasnya.

Saat dikonfirmasi melalui via telepon M. Abror Luthfi membantah bahwa dengan adanya bangunan yang didirikan telah merusak tembok milik PD Agro Selaparang, bangunan itu padahal kondisinya memang sudah roboh, bangunan tembok itu miring bagian timurnya sudah dulu roboh dan tidak pernah diperhatikan, sehingga begitu hujan lebat semua tembok itu runtuh.

“Tidak ada yang tersenggol dengan alat berat, tembok itu runtuh karena hujan lebat”,cetusnya.

Kemudian dikatakan mengenai saluran air, ia mendirikan bangunan besar dan dengan tembok tinggi sehingga mengharuskan agar tidak boleh ada resapan air atau ada air dibagian bawah tembok yang menyebabkannya nanti rusak, artinya pihak PD Agro harus membuat saluran air sendiri, bukan malah menyalahkan dirinya sebagai pemicu terendamnya musolla dan tidak bisa dipakai. “Diatas musolla itu PD Agro membuat kolam ikan tawar dan air mengalir kebawah, seharusnya sebelum membuat kolam itu dipikirkan dulu airnya mau dibuang kemana sehingga tidak merendam musolla di sampingnya”, jelasnya.

Lanjutnya kembali mengenai tembok, tetap ia akan menembok sebab kalau tidak ditembok maka barang dagangan di tokonya nanti bisa diambil orang. “Tetap saya akan tembok, kalau tidak saya tembok barang-barang saya bisa diambil orang nanti”, ucapnya.|002|001|.

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah