Published On: Wed, Nov 11th, 2015

Air Kokok Putih Berubah Warna dan Keluarkan Bau Blerang

dibaca 1,460 kali
Share This
Tags

Kokok-PutihLOMBOK UTARA, lombokfm.com – Air sungai Kokok Putih yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Lombok Utara dengan kabupaten Lombok Timur sejak meletusnya Gunung Baru Jari mulai berubah warna dan mengeluarkan bau blerang yang cukup menyengat.

Warna airnya yang biasa jernih dan bisa digunakan untuk mandi bagi warga sekitar, kini berubah menjadi hitam pekat karena bercampur dengan lumpur dan volumenya semakin besar.

Karenanya warga yang berada di sekitar Kokok Putih diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan akan adanya ancaman banjir lahar dingin dari Gunung Rinjani.

“Kita harapkan kepada masyarakat yang ada di sekitar sungai Kokok Putih untuk tetap waspada, karena selain airnya sudah mulai berubah warna juga semakin besar dan mengeluarkan bau blerang yang cukup menyengat”, kata salah seorang anggota Pol PP Kecamatan Bayan, Raden Patok.

Sementara Inaq Bucek yang kebetulan berjualan dipinggir jalan raya Kokok Putih mengaku, pada hari Rabu 11/11/10,  pukul 02.00 dini hari sempat terdengar suara air yang cukup besar setelah terdengar dentuman keras dari letusan Gunung Baru Jari. Dan air tersebut surut menjelang waktu subuh.

“Pada jam 02.00 dini hari terdengar suara letusan, dan tiba-tiba setelah itu suara air cukup besar. Tapi setelah dilihat usai shalat subuh airnya kembali mengecil dan warnanya berubah keruh dan pekat karena bercampur lumpur”, kata Inaq Becek yang mengaku setiap malam nginap ditempat jualannya.

Berdasarkan pemantauan dari BPBD, Gunung Baru Jari hingga Selasa malam, letusan terus terjadi dengan ketinggian asap dari puncak Gunung Baru Jari mencapai 2.300-4.650 meter dari permukaan laut

Sementara, lahar yang dikeluarkan dari perut Gunung Baru Jari yang masuk ke kaldera Gunung Rinjani pada 2-9 November 2015 mencapai 3 juta meter kubik, sedangkan daya tampung kaldera Gunung Rinjani adalah 1.375.000.000 meter kubik.

Pantauan Lombok FM 11/11/15 di Kokok Putih, sekitar pukul 08.30 wita, airnya tidak terlalu besar. Namun pada jam 09.30 wita secara tiba-tiba air bercampur dengan lumpur membesar, namun belum sampai menganggu aktivitas warga di kali tersebut.

Di pinggir Kokok Putih, tepatnya didekat jembatan penghubung dua kabupaten Lombok Utara dengan Lombok Timur sedang berlangsung kegiatan pembangunan musalla dan WC yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat Dusun Torean Desa Loloan Kecamatan Bayan yang dipimpin langsung TGH. Marzuki.

Dan untuk mengantisipasi terjadinya bencana, pemerintah dari kedua kabupaten terus melakukan pemantauan di sekitar Kokok Putih, serta melakukan sosialisasi agar warga tetap waspada terhadap ancaman banjir lahar dingin. 04/016

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah