Published On: Fri, Nov 13th, 2015

Adenan MPd: Laporan Sarpras 50 Persen Ditemukan “Salah”

dibaca 421 kali
Share This
Tags

M.-Bahdin-BPKP-PusatLOMBOK UTARA, lombokfm.com – Sekertaris Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Lombok Utara, Adenan, MPd mengaku, hasil tim audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat menemukan 50 persen laporan sarana prasarana sekolah masuk katagori kurang tepat dan salah.

Hasil temuan ini disampaikan Adenan MPd pada acara Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi, 12/11/15 di aula kantor Bupati KLU.

Adenan mengaku, ketika mendampingi  BPKP provinsi, ternyata masih ditemukan adanya pekerjaan di dekolah yang kurang tepat hingga mencapai 50 persen. “Ini kenyataan di lapangan, walaupun kawan-kawan di sekolah itu tidak ada niat untuk melakukan kesalahan”, jelasnya.

Ini terjadi, karena mungkin ketidak tahuan, dalam arti sumber daya manusia yang masih belum sesuai dengan harapan kita semua. Karenanya Adenan minta bantuan BPKP  untuk melakukan pembinaan, dan jangan sampai divonis salah.

Ia berharap kepada BPKP untuk memberikan pembinaan. Demikian juga dengan KPK, sekiranya ada kesalahan itu adalah ketidak tahuan disebabkan sumber daya manusia belum sesuai dengan harapan, dan jangan langsung divonis salah.

Direktur Pengawasan Lembaga Pemerintahan Bidang  Perekonomian dan lainnya pada  BPKP Pusat, M. Bahdin ketika ditanya terkait dengan temuan tersebut mengaku, bila disadari dana yang dialokasi pemerintah pusat untuk Dikbudpora cukup besar.

Dan kalau memang ada kesalahan, itu akan tetap disampaikan dalam laporan pemeriksaan dengan rekomendasi baik yang bersifat administratif ataupun bersifat pengembalian.

Namun dalam hal ini, fungsi pencegahan akan lebih diutamakan. “Memang sampai 50 persen kesalahannya, tapi kita perlu kaji salahnya dimana. Dan ini masalah klasik, yang namanya guru disuruh mengelola keuangan itu, nangis juga dia, karena tidak tau buah SPJ atau laporan”, katanya.

Secara prinsip, kata Bahdin  sesuai standar audit setiap ada temuan memang  mesti dituangkan dalam laporan yang disampaikan ke Dikbud, yang bila ditemukan ada kekurangan harus diperbaiki. 004/021

      Voice Sekdis Dikbudpora KLU, Adenan MPd
      voice M. Bahdin BPKP Pusat

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah