Published On: Thu, Jun 8th, 2017

Ada Apa Dengan PD Agro Selaparang ?

dibaca 192 kali
Share This
Tags

d2RADIO LOMBOK FM, Lombok Timur – PD Agro Selaparang milik Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang berkantor di Aikmel bekas Eks KLP pada tahun 2011 atau dibawah tahun 2013 PD Agro banyak meninggalkan hutang. Hal itu diketahui setelah Wakil Bupati H. Khaerul Warisin mengganti kepengurusan di PD Agro tersebut.

“Seminggu setelah saya lantik kepemimpinan yang baru ternyata PD Agro ini banyak meninggalkan hutang”, jelasnya Wakil Bupati Lotim Rabu (07/06/2017) saat diwawancara di ruangannya.

Pasca diperbaiki semua data banyak orang yang datang menagih, bahwa katanya mereka pernah melepas modal di PD Agro Selaparang dengan nominal berbeda-beda. Terhitung dari jumlah orang yang menagih sampai hutang PD Agro mencapai Rp.7 Milyar.
“Sangat kaget kita dengan total ini, apakah itu benar?”, ungkapnya.

Warisin mempersilahkan untuk menagih dengan menunjukan dokumen atau data-data sebagai bukti penyertaan modal.

Warisin juga mempertanyakan tentang modal di PD Agro yang mencapai Rp.7 Milyar, karena ketika Warisin mengunjungi kantor PD Agro yang ada hanya dua karung garam, apakah dua karung itu seharga milyaran, hal ini sangat lucu sekali, artinya kepemimpinan sebelumnya tidak memberikan kontribusi yang baik berupa keuntungan dan menyusahkan bagi pihaknya saat ini, sampai-sampai ada datannya tidak pernah membayar pajak, geramnya Wabup.

Pada saat dilantik pimpinan saat itu oleh pemerintahan kabupaten Lombok Timur hanya memberikan modal sebanyak Rp.750 juta, dan hasilnya sangat luar biasa bisa membiayai gaji karyawan dan bisa menyerahkan PAD ke pemerintah setengah dari hasil.

“Itu hanya Rp.750 juta apalagi kalau diberikan modal Rp.7 Milyar tentu akan lebih besar lagi PAD diserahkan ke pemerintah”, sindir Warisin.

Walaupun keadaan PD Agro sekarang kurang menguntungkan Warisin masih bersyukur dan untuk kepemimpinan yang baru di lantik warisin berharap bisa mencicil hutang-hutang tersebut.

M Kariadi selaku direktur PD Agro Selaparang menyatakan menyayangkan memang kepemimpinan yang dulu, sehingga saat ini pihaknya hanya membayar hutang baik dari tahun 2011, 2012, dan 2013. kemudian untuk defiden sudah disiapkan hanya saja perintah Wabup jangan dibayarkan dulu, artinya itu sebagai cadangan. Lanjutnya sekarang pihaknya juga sudah mengikuti Tax Amnesty Pajak.

Dikatakan Kariadi jumlah hutang kepemimpinan sebelum dia yang sudah terbayarkan sebanyak Rp.1,41 Milyar, tutupnya.|002|010|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah