Published On: Thu, Dec 10th, 2015

ACARA RITUAL RABU BUNTUNG

dibaca 1,378 kali
Share This
Tags

12355301_873107599474958_989343315_nLombok Timur, lombokfm.com_Riuh gemuruh alunan ritme musik tradisonal gamelan iringi sesajen tetulak tamperan pada acara ritual Rebo Bontong Rabu 09/12/2015, di Pantai tanjung menangis, Dusun Ketapang, Desa Pringgabaya Induk, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok timur NTB.

Acara gawe adat Rebo Buntung dihiasi dengan pernak pernik pesisir pantai, membuat ribuan pasang mata menyaksikan acara gawe adat, mulai dari masyarakt local dan warga lainya.

Upacara adat Rebo Bontong tersebut dirayakan rutin setiap tahunnya, dengan bebrapa rangkaian acara, mulai dari hiburan rakyat sebagai penyambutan tamu undangan, kemudian acara juga dirangkaikan dengan sambutan dan laporan oleh panitia penyelenggara serta ucapan sambutan oleh pemerintah Lombok timur yang di wakili Kepala Dinas Budaya dan pariwisata (Kadis Budpar) Lombok Timur.

Dalam sambutannya, Kadis Budpar H. Haeril Anwar memaparkan kebudayaan rebo bontong sangat perlu untuk dilestarikan. Selain itu adanya acara ini bertujuan untuk memperkenalkan destinasi wisata sehingga kedepannya akan meningkatkan pengunjung yang datang.

Adapun prosesi puncak gawe dirangkaikan dengan ritual rebo bontong dan tetulak tamperan. Dalam prosesinya, masyarakat, termasuk tokoh adat budayawan Lombok timur serta pemerintah, berkumpul di Pantai Tanjung Menangis, Ketapang, untuk melepas kepala sapi ke tengah laut.

Judan Putra Baya ketua panitia mengatakan “Selain kepala sapi, ada juga sesaji lainnya yang dipersiapkan, sesaji berupa hasil bumi seperti padi, buah-buahan, daun sirih, ayam dan lainnya. Kepala sapi dan seluruh sesaji kemudian di arung ke laut menggunakan perahu” jelasnya.

Setelah itu, masyarakat yang sudah mengikuti rangkaian acara dari pagi beramai-ramai mandi ke laut yang dipercaya sebagai cara untuk membersihkan diri dari sikap negatif, serta melahirkan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Gawe adat perayaan Rebo Bontong merupakan tradisi yang dilaksanakan secara turun temurun sejak ratusan tahun silam yang diniatkan untuk menyucikan badan dengan penolakan bencana, bahaya dan lain-lainya.

Selain itu Rebo Bontong bisa menjadi satu khasanah budaya yang dapat disuguhkan atau kearifan lokal yang bisa dijadikan wisata budaya. Namun demikian gawe Rebo Bontong ini harus dikemas sedemikian rupa sehingga memiliki nilai jual yang mampu menarik Wistawan baik Lokal dan Mancanegara.|006|002|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah