Published On: Tue, Nov 10th, 2015

62 KM Jalan Belum Tersentuh Pemerintah Daerah

dibaca 402 kali
Share This
Tags

jalanLOMBOK TIMUR. Lombokfm.com – Dendang keluhan buruknya sarana jalan di Kabupaten Lombok Timur sudah lama berbunyi. Keluhan itu sudah ada sejak lama. Malah sejak 2010, seiring dimulainya pemusatan anggaran Kabupaten Lombok Timur untuk pembangunan hotmiknisasi.

Lebih kurang 62 KM panjang jalan di kecamatan Suela nyaris tak ada perhatian pemerintah kabupaten Lombok Timur. Sehingga berbagai macam argument berkicau ditengah masyarakat, mereka mengasumsikan ini sebagian dampak politik saling balas. Selain itu minimnya perhatian wakil rakyat mendorong persoalan kebutuhan prioritas masyarakat.

Hal tersebut disampaikan H. Awaluddin kepala dususn Lelonggek, Desa suntalangu,dia mengatakan “jalan lelonggek yang menghubungkan desa Perigi menuju kota kecamatan sejak lama diusulkan, namun sampai dengan sekarang belum terrelaisasi”ungkapnya.

H. Awal menduga, ini salah satu pengaruh perpolitikan yang ada, apalagi kecamatan Suela sendiri tidak ada wakil rakyat yang mendorong aspirasi rakyat.

Dari 62 KM panjang jalan dikecamatan Suela belum ada perbaikan, sebut saja jalan Bila kembar Desa Suela, jalan lelonggek Desa Suntalangu, jalan Limbungan Desa perigi, Jalan makam selaparang Desa Suntalangu. Hampir 20tahun, jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat setempat dalam mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunan, belum tersentuh pembangunannya oleh Pemerintah Lombok Timur.

Camat Suela, Drs. H. Ripaan menyebutkan, kondisi jalan sudah tidak layak, sehingga para petani di desa itu kesulitan membawa hasil pertaniannya. “Kami minta Dinas PU Lombok Timur turun melihat kondisi jalan provinsi yang rusak ini. Bagaimana petani bisa sejahtera kalau infrastruktur jalannya buruk,” ujar Ripaan saat dikonfirmasi via telpon 09/10/2015. |006|014

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah