Published On: Tue, Jul 2nd, 2019

5 Kabupaten-Kota di NTB Status Siaga Darurat Kekeringan

dibaca 1,474 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM, Mataram -Bahaya kekeringan sudah mulai mengancam provinsi NTB. Karena itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mengaku telah menyurati BPBD kabupaten/kota terkait dengan antisipasi bencana kekeringan 2019.

“BPBD kabupaten/kota diminta segera menerbitkan SK Bupati tentang siaga darurat bencana kekeringan sesuai dengan kebutuhan waktu, berdasarkan informasi dari BMKG,” kata Kepala BPBD NTB Ahsanul Khalik di Mataram, Minggu (30/6).

Menurut Ahsanul Khalik, saat ini terdapat lima kabupaten yang sudah menetapkan status siaga darurat kekeringan. Yakni Bima, Dompu, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Utara.Karena itu pihaknya sudah melakukan persiapan. Mulai dari koordinasi dengan NGO, PDAM, Dinas PUPR dan Dinas ESDM untuk mengambil langkah-langkah pemenuhan kebutuhan air bersih warga. Khusus untuk lahan pertanian, Dinas Pertanian dan Perkebunan juga sudah mulai menyiapkan langkah-langkah.

Dikatakan, berdasarkan informasi dari BMKG sesuai hasil pemantauan curah hujan hingga tanggal 20 Juni 2019, NTB masuk daerah yang berstatus siaga. Daerah yang masuk status siaga adalah Jakarta Utara, Banten, NTB dan sebagian besar Jawa Tengah.

“Kita juga minta BPBD kabupaten/kota untuk menginventarisir dan memantau wilayah yang terdampak bencana kekeringan. Kemudian melaporkan data kekeringan ke BPBD provinsi yang meliputi kecamatan, desa/kelurahan, estimasi KK terdampak, dan estimasi jiwa terdampak.

Data dari BPBD NTB menyebut jika tahun 2018 terdapat 318 desa pada 71 kecamatan dilanda kekeringan. Dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 127.940 KK atau 640.048 jiwa. Daerah terdampak kekeringan di NTB diantaranya, Lombok Barat sebanyak 25 desa dengan jumlah jiwa yang terdampak 20.034 jiwa, Lombok Utara 18 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 33.138 jiwa.

“Berikutnya juga ada di Lombok Tengah 82 desa, dengan jumlah masyarakat terdampak 282.793 jiwa, Lombok Timur 48 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 153.681 jiwa. Sumbawa Barat 10 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 18.775 jiwa, Sumbawa 60 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 84.998 jiwa, Dompu 25 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 19.189 jiwa, Kota Bima 8 desa dengan jumlah masyarakat terdampak 2.835 jiwa dan Bima 42 desa dengan jumlah masyarakat. (07/027)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah