Published On: Tue, Dec 29th, 2015

2015 Banyak Kasus Kekerasan Terhadap Siswa

dibaca 483 kali
Share This
Tags

1453367_1043300362397604_2500357372066162932_nLOMBOK TIMUR, Lombokfm.com – Banyaknya kasus kekerasan terhadap anak didik di Kabupaten Lombok Timur di sepanjang 2015 tentu menjadi tolok ukur untuk tahun-tahun selanjutnya. Karena  selain kekerasan terhadap siswa kasus sodomipun ikut nimbrung yang bisa di katakan mencoreng nama baik para pengajar di Lotim hususnya.

Dengan banyaknya temuan kasus tersebut merupakan pukulan keras bagi seorang pengajar, namun di sisi lain guru harus tetap tabah dan tidak tergiur dengan fakta buruk tersebut, yang nantinya akan mempengaruhi mental seorang pendidik.

” Saya peribadi perihatin dengan banyaknya kasus kekeran terhadap siswa di tambah lagi dengan sodomi yang menyeret beberapa pendidik ke ranah hukum”, kata ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) cabang Selong Lotim L. Muhir senin 28/12/2015 saat di wawancara Lombokfm di Water Park Planet Garden.

Berbicara kesabaran,  seorang guru katanya tidak ada batas kesabaran seorang pengajar, senakal apapun anak didik tersebut, seorang guru yang baik secara akademik tehnis akan menyelsaikan masalah dengan baik.

” Guru itu sabarnya tidak terbatas, yang melakukan kekerasan dan lain sebagainya, lihat dulu psikologisnya, siapa tau guru itu sedang tidak sehat tapi secara psikologis”, menurutnya Muhir.

Ia mengecam kekerasan terhadap anak didik bahwa itu tidak boleh, dengan alasan apapun tetap seorang pengajar tidak boleh melakukannya (red kekerasan), paparnya kembali.

Dari beberapa kasus itu Dikpora Lotim jangan diam saja, jangan menonton saja, di tindak seharusnya dengan cara memberikan pelatihan atau bimbingan ke pada semua pengajar.
” Dikpora punya bidang PMPTK, silakan lakukan komunikasi dengan guru-guru, berikan pembelajaran yang baik ke pengajar, jangan hanya mengurus sertifikasi dong”, cetusnya.

Maka dari hal itu guru BK di setiap sekolahpun jangan tinggal diam, begitu kasus-kasus seperti itu, segera tanggap, untuk cari tahu baik dari guru ataupun siswa, sehingga nantinya bisa di berikan solusi, dan tidak menyebakan kekerasan.

Muhir berharap di tahun 2016 mendatang semoga tidak ada lagi kekerasan terhadap siswa, karena dengan banyak kasus di tahun 2015 cukup membuat malu dan harus tutup muka, harapnya.  007/029

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah