Published On: Tue, May 31st, 2016

10 Desa Lombok Utara Gunakan SID Online

dibaca 907 kali
Share This
Tags

sidRADIO LOMBOK FM, Lombok Utara—Dalam upaya memberikan informasi secara luas kepada masyarakat terhadap aktifitas sistem pemerintahan yang ada. 10 desa di Kabupaten Lombok Utara (KLU) di dorong untuk menggunakan aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) berbasis online.

Dari jumlah 33 desa yang ada di KLU kini, 10 diantaranya dikabarkan mulai menerapkan SID berbasis online tahun ini, dimana desa-desa yang menggunakan aplikasi SID online tersebut atas dorongan pemerintah daerah melalui Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) KLU, yang meminta desa yang tergolong mampu dari segi SDM dan sarana untuk mulai menerapkan apilkasi SID online. ‘’Leading sektor dari perancangan aplikasi SID online ini memang dari Bappeda KLU, dimana untuk tahun ini dikabarkan ada 10 desa yang mulai menerapkannya, ”ungkap kabid pemerintahan desa BPMD KLU Edi Agus Wahyudi saat dikonfirmasi RADIO LOMBOK FM senin (30/5) kemarin.

Beberapa desa yang tercatat mulai menggunakan apilikasi SID online diantaranya Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung, Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan, dan beberapa desa lainnya.

10 desa yang didorong ini tentu karena dilihat memiliki kemampuan dalam menerapkan aplikasi tersebut, dimana dari segi kualitas SDM operator dan perangkat yang dimiliki sudah dinyatakan layak.

Dimana untuk mendorong kualitas SDM operator yang ada, pemerintah daerah sendiri menggandeng pihak luar yakni lembaga Kompak dan juga Safa Foundation dimana kedua lembaga tersebut salah satunya berperan dalam memberikan pelatihan kapasitas SDM operator desa yang ada agar mapan dan terampil dalam menerapkan layanan SID berbasis online.

Penerapan SID berbasis online ini sangat dipandang penting ada di pemerintah desa, desa yang saat ini mengelola anggaran rata-rata lebih dari 1,5 miliar tentu memiliki program dan kegiatan yang jauh lebih besar dari sebelumnya, oleh karena itu pemerintah desa sendiri sangat diharapkan agar bisa menyampaikan informasi terhadap segala aktifitas kegiatan yang dilakukan secara terbuka bagi masyarakat, transparansi dalam penggunaan anggaran, akuntabilitas sistem pemerintahan desa menjadi harapan masyarakat.

Tentunya hal ini bisa disampaikan informasi tersebut melalui SID online, namun dalam kondisi saat ini justru harus diakui masih banyak desa yang ada di KLU masih belum mampu menerapkan SID online dengan salah satu kendala kapasitas SDM operator dan sarana yang belum memadai.

‘’Untuk penerapan SID online ini tentu dibiayai dari ADD desa masing-masing, kan saat ini semua desa punya anggaran yang sangat besar,”terangnya. SID online ini dikatakan Edi memiliki manfaat yang sangat besar, desa yang menerapkan bisa menyampaikan beberapa potensi dan identitas yang dimilikinya, data yang dibutuhkan pemerintah kabupaten bisa diakses melalui SID online.

Dengan adanya SID online tersebut pemerintah kecatamatan dan kabupaten bisa terkoneksi dengan desa yang bersangkutan. ‘’Sistem SID online ini sebenarnya sudah terbangun sejak tahun 2012 di beberapa desa namun terjadi kevakuman lantaran bebeberapa persoalan dan tahun ini kita bangkitkan kembali,”ujarnya. (005)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah